PADANG

Kota Padang Alami Deflasi, Ini Kata Bank Indonesia

3
×

Kota Padang Alami Deflasi, Ini Kata Bank Indonesia

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Kota Padang mengalami deflasi (penurunan harga barang) pada bulan Januari 2026. Melihat kondisi demikian, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat angkat bicara.

Analis Senior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Rifat Pasha menuturkan, deflasi yang terjadi di Padang didasari banyak hal. Penyumbang deflasi berada di berbagai sektor.

“Deflasi ini patut kita syukuri,” ungkapnya saat High Level Meeting TPID Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga  Jamkrida Sumbar Jamin Kredit 88 Ribu UMKM, Tembus Rp15 Triliun

Rifat mengatakan, deflasi terjadi di Padang karena turunnya harga cabai dan bawang merah. Selain itu akses transportasi di Padang juga lebih baik.

“Lancarnya transportasi dapat menurunkan biaya tariff kendaraan antar kota,” jelasnya.

Selain itu, penyumbang terbesar turunya deflasi di Kota Padang yakni dampak kebijakan yang dilakukan Pemko Padang. Terutama kebijakan tariff dasar air dari Perumda Air Minum.

“Dampak kebijakan memberi diskon 50 persen kepada pelanggan Perumda Air Minum memberi andil cukup besar terhadap inflasi,” hemat Rifat.

Baca Juga  Satpol PP Padang Patroli Tertibkan Kafe dan Tempat Karaoke

Melihat kondisi tersebut, Analis Senior itu berharap Kota Padang dapat menjaga konsistensi tersebut. Serta terus menjaga momentum itu dengan baik. (*)