PADANG PANJANG

Kejari Padang Panjang Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

1
×

Kejari Padang Panjang Canangkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Sebarkan artikel ini

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID — Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Panjang menggelar Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dirangkai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama serta Pakta Integritas, di halaman Kantor Kejari, Selasa (10/2/2025).

Apel tersebut dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Adhi Setyo Prabowo, selaku pembina apel. Dalam amanatnya, Adhi menegaskan pencanangan ZI bukan sekadar seremoni administratif, melainkan pernyataan tekad dan kesungguhan seluruh jajaran dalam mewujudkan Kejaksaan yang bersih, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Baca Juga  Dinkes Padang Panjang Pastikan Makanan MBG Aman dan Penuhi Syarat Kesehatan

“Sebagai aparat penegak hukum, integritas bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi merupakan jati diri institusi. Setiap tindakan, keputusan, dan pelayanan yang kita berikan menjadi cerminan wajah Kejaksaan di mata masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan, komitmen yang ditandatangani harus dimaknai sebagai janji moral dan profesional yang mengikat seluruh insan Adhyaksa di Kejaksaan Negeri Padang Panjang.

Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas tersebut, lanjutnya, mencerminkan kesiapan seluruh jajaran untuk menolak segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme, tidak menyalahgunakan kewenangan, tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga  Warga Bisa Lapor Jika Bansos Tak Tepat Sasaran

Selain itu, Kejari Padang Panjang juga menyatakan kesiapan untuk membuka diri terhadap pengawasan dan evaluasi.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyematan Agen Perubahan dan Duta Pelayanan. Adhi berharap pegawai yang terpilih dapat menjadi teladan sekaligus motor penggerak perubahan di lingkungan Kejaksaan.

“Saya berharap Agen Perubahan dan Duta Pelayanan mampu menjadi inspirasi bagi rekan-rekan lainnya. Perubahan tidak akan berjalan tanpa figur yang memberi contoh nyata dalam disiplin, etos kerja, dan integritas,” tuturnya. (*)