PASAMAN BARAT

Satgas Saber Pangan Pasbar Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan

1
×

Satgas Saber Pangan Pasbar Pantau Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini

PASBAR, HARIANHALUAN.ID – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (13/2).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan 1447 Hijriah, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Tim Satgas Saber Pangan yang turun ke lapangan terdiri atas unsur kepolisian dan perangkat daerah, yakni Dayat (Reskrim Polres Pasaman Barat), Afdal (Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura), Iskandar (Kabid Perdagangan DKUKM), Zulfahri (Irban I Inspektorat), Elia Sana (Kabag Perekonomian), serta Ahmad Hanif (Sekretaris DPMPTSP).

Baca Juga  Demi Keamanan dan Kenyamanan, Polsek Kinali Razia Petasan

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas strategis terpantau relatif stabil. Beras premium dijual Rp18.500 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, dan beras SPHP Rp13.600 per kilogram. Untuk komoditas protein hewani, daging sapi berada pada kisaran Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras Rp33.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp30.500 per kilogram.

Sementara itu, komoditas hortikultura seperti bawang merah tercatat Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp100.000 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp45.000 per kilogram. Minyak goreng dijual Rp17.500 per kilogram dan gula konsumsi Rp18.000 per kilogram.

Baca Juga  Pemkab Pasbar Serahkan Kelengkapan Pelantikan Bupati-Wabup Terpilih ke Pemprov

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat Afdal menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif menjelang Ramadan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga dan gangguan distribusi.

“Kami memastikan stok tersedia dan harga tetap terkendali. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, akan segera ditindak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Pasaman Barat berkomitmen melakukan pengawasan terpadu bersama unsur kepolisian dan perangkat daerah terkait guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan situasi pasar yang kondusif selama Ramadan. (*)