Namun, Mourinho memastikan tak akan ada strategi serupa dalam laga nanti. “Trubin tidak akan berada dalam serangan kali ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa hasil leg pertama belum akan menentukan nasib kedua tim secara keseluruhan. Dengan pengalaman panjangnya di fase gugur kompetisi Eropa, Mourinho memahami bahwa duel dua leg selalu menyisakan ruang kejutan hingga peluit akhir laga penentuan.
Pertemuan di Lisbon dini hari nanti diprediksi berlangsung ketat. Di satu sisi, Madrid datang dengan reputasi dan motivasi balas dendam. Di sisi lain, Benfica membawa kepercayaan diri dan ambisi membuktikan bahwa mereka mampu kembali menumbangkan sang “raja yang terluka.” (*)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





