PERISTIWA

Dua Hari Dicari, Aska (13) Ditemukan Tak Bernyawa di Hilir Sungai Batang Pelangai

10
×

Dua Hari Dicari, Aska (13) Ditemukan Tak Bernyawa di Hilir Sungai Batang Pelangai

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID — Setelah dua hari pencarian yang menegangkan, Aska (13), remaja yang tenggelam di aliran Sungai Batang Pelangai, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (17/2/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB di dekat Jembatan Labuhan, Nagari Pasia Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Lokasi penemuan berjarak beberapa kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam pada Sabtu (14/2/2026) sore.

Kapolsek Ranah Pesisir, Iptu Okdianto, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kemudian melaporkannya kepada aparat.

“Aska ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi jenazah sudah membengkak dan sudah dibawa ke rumah duka,” ujar Okdianto.

Baca Juga  Nelayan Tenggelam di Laut Sumedang Ditemukan Tewas

Suasana haru menyelimuti lokasi penemuan. Puluhan warga memadati area sekitar jembatan saat proses evakuasi berlangsung. Warga bersama personel TNI dan Polri bahu-membahu mengevakuasi jasad korban dari tepi sungai ke daratan sebelum dibawa ke rumah keluarganya.

Sebelumnya, Tim SAR bersama BPBD Kabupaten Pesisir Selatan telah melakukan pencarian intensif selama dua hari, sejak Minggu hingga Senin. Penyisiran dilakukan di sepanjang aliran sungai, namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya jasadnya muncul di hilir sungai pada Selasa pagi.

Peristiwa nahas itu bermula pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Aska bersama sembilan rekannya menyeberangi Sungai Batang Pelangai dan mandi-mandi di kawasan Tampat Tanjung Gadang, Kampung Sungai Liku Tengah, Kenagarian Sungai Liku Pelangai.

Baca Juga  Dihadiahi Timah Panas, Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang Tangkap Pelaku Curanmor

Komandan Pos BPBD Ranah Pesisir, M. Arif, menjelaskan bahwa sekitar pukul 18.00 WIB, ketika teman-temannya naik ke tebing untuk kembali ke darat, Aska tidak terlihat ikut naik.

“Seorang temannya sempat melihat tangan Aska melambai-lambai di sungai seperti meminta tolong. Teman-temannya berusaha mengejar dan menolong, tetapi korban tiba-tiba hilang dan tidak terlihat lagi,” kata Arif.

Salah seorang saksi, Alip (15), bahkan sempat menyelam untuk mencari korban. Ia menyusuri aliran sungai hingga ke hilir dan bertanya kepada warga yang sedang beraktivitas di tepi sungai. Namun, Aska tak kunjung ditemukan.