PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Upaya percepatan pemulihan kawasan terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman terus digencarkan. Salah satunya melalui peluncuran Program Revitalisasi Kawasan Ekowisata dan UMKM Pasca Banjir yang digagas Dompet Dhuafa di kawasan Glamping Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Senin (17/2/2026).
Program yang diinisiasi Indonesia Berdaya bersama Dompet Dhuafa tersebut difokuskan untuk mempercepat kebangkitan sektor ekowisata serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak banjir dan longsor pada akhir 2025
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Sosial Sumbar, Drs. Syaifullah, M.M., serta Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM (Disdagnakerkop UKM) Kabupaten Padang Pariaman, Dr. Hendri Satria. Hadir pula jajaran Pemerintah Daerah, unsur terkait lainnya, serta para penerima manfaat program revitalisasi tersebut.
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat Padang Pariaman dalam menjaga keberlangsungan kehidupan dan usaha pascabencana. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendampingi proses pemulihan agar masyarakat dapat bangkit dan kembali produktif.
Ia menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan dalam program tersebut merupakan amanah dari para donatur. Dana yang dihimpun, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima sebagai bentuk kepedulian terhadap korban terdampak bencana.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan penyaluran donasinya melalui Dompet Dhuafa, sehingga program pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program-program yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan sesaat, tetapi mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Dr. Hendri Satria, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas kepercayaan menjadikan Padang Pariaman sebagai daerah pertama dalam realisasi program revitalisasi tersebut. Ia menegaskan, kepercayaan itu menjadi dorongan sekaligus semangat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mempercepat pemulihan serta pemberdayaan masyarakat pascabencana.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Namun, untuk keberlanjutan pemulihan ekonomi, dibutuhkan dukungan program pemberdayaan yang berkesinambungan. Menurutnya, bantuan tidak selalu harus dalam bentuk uang tunai, melainkan dapat diwujudkan melalui program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang.
Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan Dompet Dhuafa, pemulihan pascabencana diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.Atas nama pemerintah daerah, ia kembali menyampaikan terima kasih kepada Dompet Dhuafa atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. (*)





