Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyebut lawatan ini mencakup pertemuan bisnis dan investasi kedua negara.
Ia menjelaskan bahwa agenda tersebut juga berkaitan dengan pembaruan perundingan Indonesia–Amerika Serikat dan rencana penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART).
“Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika. Disampaikan bahwa Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19. Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART),” ujar Haryo.
Apresiasi datang dari kalangan diaspora dan mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat. Alberto Sidiq, mahasiswa asal Jakarta yang kini berkuliah di Johns Hopkins University, mengaku optimistis kepemimpinan Presiden Prabowo mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
“Kita sebagai masyarakat Indonesia harus optimis terhadap kepemimpinan yang sudah kita percayai. Kita selalu berdoa agar beliau dapat menjalankan tugas sesuai dengan harapan masyarakat,” ujarnya. (*)





