PERISTIWA

Tewasnya Guru Pensiunan di Lima Puluh Kota Masih Misteri

0
×

Tewasnya Guru Pensiunan di Lima Puluh Kota Masih Misteri

Sebarkan artikel ini
Seorang pensiunan guru yang ditemukan tewas secara tidak wajar di kediamannya di Jorong Talago, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 19 Desember 2025 lalu. IST

LIMA PULUH KOTA, HARIANHALUAN.ID — Dua bulan sudah berlalu sejak kematian tragis Linda (61), seorang pensiunan guru yang ditemukan tewas secara tidak wajar di kediamannya di Jorong Talago, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota. Namun hingga kini, pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut masih menjadi misteri.

Peristiwa yang terjadi pada 19 Desember 2025 itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga sekaligus tanda tanya besar di tengah masyarakat Guguak. Warga masih bertanya-tanya siapa yang tega menghabisi nyawa perempuan paruh baya tersebut.

Pihak keluarga pun berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus ini. Anak korban, Adif Putra Zodia, menyampaikan harapannya agar kepolisian memberikan kepastian hukum atas kematian ibunya.

“Sudah dua bulan kasus kematian ibu belum juga terungkap. Siapa pelaku dan apa motif pembunuhan ini belum diketahui. Harapan kami sebagai keluarga, kepolisian bisa segera mengungkap peristiwa ini sehingga ada kepastian hukum,” ujar Adif kepada media Kamis (19/2).

Baca Juga  Waspada Hujan Lebat, Ini Perkiraan Wilayahnya Menurut BMKG!

Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan serangkaian penyelidikan. Upaya tersebut meliputi pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, hingga pemeriksaan laboratorium forensik Polri, termasuk otopsi terhadap jenazah korban. “Kita masih bekerja dan terus mendalami kasus ini,” ujar Syaiful saat dihubungi, Kamis siang.

Ia mengakui, penyidik menghadapi kendala minimnya alat bukti serta belum adanya keterangan saksi yang mengarah kepada seseorang sebagai terduga pelaku. Meski demikian, pihaknya menegaskan tetap berhati-hati dan konsisten dalam mengusut perkara tersebut.

“Kita penuh kehati-hatian dalam mengungkap pelaku. Kami minta keluarga tetap sabar dan terus mendukung upaya tim kepolisian. Intinya, kami terus bekerja dan memburu siapa pelakunya,” tegasnya.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya 30 saksi. Namun belum ada keterangan yang mengerucut pada satu nama. “Mari sama-sama kita berdoa agar perkara ini segera terungkap dan pelaku ditangkap. Harapan kami sama dengan keluarga korban,” tambahnya.

Baca Juga  Tadarus Al Quran ASN Kankemenag Padang Diisi Belajar Tajwid

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 04.20 WIB saat suami korban, YZ (62), meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat subuh ke masjid. Saat itu korban masih berada di rumah dan berniat menyusul.

Sekitar pukul 05.20 WIB, suami korban kembali dan mendapati listrik rumah padam akibat sekering mati. Setelah listrik dinyalakan kembali, korban ditemukan tergeletak di halaman rumah dalam kondisi mengenaskan.

Korban masih mengenakan mukena berwarna ungu, dengan wajah berlumuran darah. Saksi kemudian meminta pertolongan warga. Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Guguak sekitar pukul 06.45 WIB. Polisi memastikan korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian. Hingga kini, penyelidikan terus berlanjut. Keluarga dan masyarakat berharap tabir misteri kematian Linda segera terkuak. (*)