NASIONAL

Kepala BNPB Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan Terpenuhi

0
×

Kepala BNPB Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Grobogan Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

GROBOGAN, HARIANHALUAN.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M. melanjutkan kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Jawa Tengah.

Setelah kemarin berdialog dengan penyintas bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, kali ini Kepala BNPB berdialog dengan pemerintah daerah setempat dan meninjau progres perbaikan tanggul jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Kebonagung Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (20/2).

Tanggul jebol diakibatkan curah hujan tinggi sehingga debit air Sungai Tuntang yang berada di desa tersebut melimpas hingga merendam lahan dan pemukiman warga pada Senin (16/2) yang lalu.

Kondisi terkini, banjir berangsur surut dan tanggul dalam proses pebaikan oleh tim gabungan.

Baca Juga  Banjir Longsor Nduga, 15 Korban Hilang Belum Ditemukan

Pada kesempatan ini, Kepala BNPB mengatakan, akibat kejadian ini sempat berdampak pada 50 desa, kini tersisa empat desa yang masih terendam.

“Per hari ini (Jumat), tersisa empat desa masih tergenang, tidak ada yang mengungsi tapi pemerintah daerah dan BNPB sudah mendorong logistik permakanan bagi warga terdampak,” ujar Suharyanto.

“Secara umum penanganan banjir di Kabupaten Grobogan relatif terkendali,” imbuhnya.

Selain itu perbaikan tanggul hingga kini masih akan terus dikebut oleh dinas terkait, mengingat dengan jebolnya tanggul ini akibatkan ruas Jalan Raya Semarang – Godong terputus.

Baca Juga  Gunung Api Ruang Kembali Naik Level IV 'Awas'

Untuk mendukung percepatan penanganan, BNPB turut memberikan dukungan berupa paket sembako, pompa alkon, alat kebersihan, selimut dan matras.

Kepala BNPB mengungkap, pemda baik itu Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Grobogan dapat mengusulkan kebutuhan lainnya untuk dalam rangka penanganan bencana banjir kali ini.

“Perbaikan jalan rusak dan kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi pemda, dapat diusulkan melalui BNPB,” tutup Suharyanto.

Kehadiran Kepala BNPB ini, menindaklanjuti arahan Presiden, bahwa pemerintah pusat akan selalu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana, tidak ada yang dikesampingkan, seluruh kejadian bencana di seluruh Indonesia akan mendapatkan hak yang sama. (*)