“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk berpecah, tetapi sebagai ruang saling menghargai dan menjaga silaturahmi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Gatot turut menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya ancaman peredaran narkoba yang masih mendominasi kasus penahanan di wilayah hukum Polda Sumbar.
“Tahanan kami hampir 1.000 orang dan didominasi anak muda. Mari bersama-sama kita perangi narkoba,” tegasnya.
Ia juga mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui peningkatan iman, adab, kedisiplinan, serta membiasakan Subuh berjamaah sebagai bagian dari pembentukan karakter.
“Dengan pola hidup teratur dan disiplin, insyaallah generasi muda kita akan menjadi pribadi tangguh dan calon pemimpin masa depan,” tutupnya. (*)





