OTOMOTIF

Honda X-Tracker 2026 Resmi Meluncur

36
×

Honda X-Tracker 2026 Resmi Meluncur

Sebarkan artikel ini

JAKARTA HARIANHALUAN.ID – Pasar motor bebek kembali dibuat panas dengan kehadiran Honda X-Tracker 2026. Model ini datang bukan sekadar membawa gaya trail. Ia hadir membawa pesan serius di segmen entry level.

Di tengah dominasi motor matic, Honda berani memainkan kartu berbeda. X-Tracker 2026 tampil dengan DNA petualang yang kuat.

Sosoknya langsung mencuri perhatian sejak pertama dilihat. Desainnya mengusung konsep bebek crossover. Posturnya lebih tinggi dari bebek konvensional. Aura trail terasa dari kaki-kaki dan proporsi bodinya. Bagian depan terlihat agresif dengan headlamp tajam. Spakbor model tinggi mempertegas karakter dual purpose. Setangnya dibuat lebar untuk kontrol maksimal.

Panel instrumen sudah full digital. Informasi kecepatan, indikator bahan bakar, trip meter, dan posisi gigi tampil modern. Tampilan ini membuat motor terasa naik kelas.

Di sektor keselamatan, Honda menyematkan sistem ABS. Fitur ini membantu mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Kontrol tetap stabil meski jalan licin. Penggunaan ABS di kelas harga terjangkau menjadi daya tarik utama. Jarang ada motor bebek murah yang membawa fitur ini. Honda seperti ingin menetapkan standar baru.

Mesin yang digunakan diperkirakan berada di kisaran 110cc hingga 125cc. Konfigurasinya tetap satu silinder dan berpendingin udara. Fokusnya jelas pada efisiensi dan kemudahan perawatan.

Baca Juga  Akhir Pekan Virtual Festival Bersama Daihatsu, Ada Harga Promo untuk Keluarga Muda

Tenaganya cukup untuk kebutuhan harian. Respons gas terasa ringan untuk stop and go di perkotaan. Konsumsi bahan bakarnya diklaim bisa tembus sekitar 50 km per liter. Transmisi manual 4 percepatan masih dipertahankan. Perpindahan gigi terasa halus untuk kelasnya. Karakter ini cocok bagi pemula maupun pengguna lama motor bebek. Suspensi depan teleskopik dibuat lebih jenjang.

Suspensi belakang ganda menopang stabilitas saat membawa beban. Ground clearance yang tinggi membuatnya percaya diri di jalan rusak. Velg menggunakan ukuran lebih besar dari bebek standar. Ban semi dual purpose memperkuat kesan petualang. Kombinasi ini membuatnya fleksibel di berbagai medan. Posisi duduknya tegak dan nyaman. Jok dibuat cukup panjang untuk pengendara dan pembonceng. Ergonomi ini mendukung perjalanan jarak menengah tanpa cepat lelah.

Bobotnya tetap ringan dan mudah dikendalikan. Manuver di gang sempit terasa praktis. Karakter ini penting untuk pengguna di wilayah padat. Tangki bahan bakarnya dirancang ringkas namun efisien.

Kapasitasnya cukup untuk mobilitas harian tanpa sering isi ulang. Desainnya juga menyatu dengan garis bodi sporty.

Baca Juga  Wuling Bagikan Pengalaman Sensasi Berkendara dengan Almaz RS di Bali

Harga menjadi salah satu senjata utamanya. X-Tracker 2026 diperkirakan dibanderol mulai Rp16 jutaan. Angka ini membuatnya sangat kompetitif. Dengan harga tersebut, fitur yang ditawarkan tergolong berani. ABS dan panel digital menjadi pembeda jelas.

Konsumen mendapat nilai lebih tanpa biaya tinggi. Target pasarnya menyasar anak muda dan pekerja aktif. Motor ini cocok untuk sekolah, kerja, hingga touring ringan. Segmentasinya luas dan fleksibel. Strategi ini menunjukkan Honda membaca tren dengan cermat. Tidak semua orang ingin matic. Sebagian masih menginginkan sensasi manual dengan gaya berbeda.

Kehadiran X-Tracker 2026 juga bisa menjadi jawaban untuk daerah rural. Jalan tanah dan berbatu bukan masalah besar. Karakternya memang disiapkan untuk itu. Dari sisi visual, warna yang ditawarkan cenderung sporty. Grafis bodi dibuat tegas dan dinamis. Identitasnya sebagai motor petualang terasa kuat. 

Secara keseluruhan, Honda tidak hanya menjual tampilan. Fitur keselamatan dan efisiensi menjadi fondasi utama. X-Tracker 2026 hadir sebagai paket rasional dengan gaya emosional.

Pasar kini menunggu bagaimana respons kompetitor. Segmen bebek crossover berpotensi kembali hidup. Honda sudah lebih dulu mengambil langkah berani.(*)