PADANG

Indeks Daya Saing Daerah Kota Padang 2025 Raih Penghargaan BRIN

3
×

Indeks Daya Saing Daerah Kota Padang 2025 Raih Penghargaan BRIN

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Berdasarkan hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kota Padang berhasil mencatatkan nilai 4,25.

Atas capaian ini, Pemko Padang meraih penghargaan dari BRIN, yang diterima Wali Kota Padang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, dalam acara Rilis IDSD Tahun 2025 di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga  Gara-Gara Curi Helm, Satu Tewas, Satunya Lagi Babak Belur

Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa mengatakan, capaian IDSD 4,25 menjadikan Kota Padang sebagai daerah dengan nilai tertinggi di Sumatera Barat. Angka ini juga melampaui nilai IDSD Provinsi Sumatera Barat sebesar 3,78 dan rata-rata nasional yang tercatat 3,50.

“Capaian ini menunjukkan keberhasilan Kota Padang dalam memperkuat pilar-pilar daya saing daerah, mulai dari tata kelola pemerintahan yang responsif, pengembangan sumber daya manusia yang unggul, infrastruktur yang terintegrasi, hingga penguatan ekosistem inovasi,” ujar Raju Minropa.

Raju menambahkan, Pemko Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai IDSD melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan inovasi daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga menegaskan bahwa capaian ini menjadi indikator positif atas arah pembangunan Kota Padang yang semakin terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga  Komplotan Pengedar Narkoba Divonis 20 Tahun Penjara, Kasi Pidum: Kita Masih Pikir-Pikir

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus berbenah dan menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, produktif, dan berdaya saing. Kami menyampaikan terima kasih atas arahan dan dukungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang serta kerja keras seluruh perangkat daerah,” pungkasnya. (*)