SUMBAR

Lewat Bimtek Siskeudes, Pemko Pariaman Perkuat Transparansi Keuangan Desa

2
×

Lewat Bimtek Siskeudes, Pemko Pariaman Perkuat Transparansi Keuangan Desa

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID — Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman memperkuat tata kelola keuangan desa melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa dan Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman, Selasa (24/2).

Bimtek digelar di Aula Lantai 3 Gedung Kantor Bersama Pemerintah Kota Pariaman, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, dan diikuti perwakilan perangkat desa se-Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengingat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik.

Baca Juga  Satpol PP Padang Bongkar Lapak PKL di Jalan Samudera

“Aplikasi Siskeudes bukan sekadar alat bantu administratif, melainkan instrumen vital untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas keuangan di tingkat desa,” ujar Yota dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya pemahaman teknis yang matang agar setiap rupiah dana desa dapat dipertanggungjawabkan serta benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan pemahaman yang baik, kita ingin memastikan tidak ada kesalahan dalam pengelolaan anggaran dan seluruh program desa berjalan sesuai aturan,” katanya.

Materi bimtek mencakup penyesuaian aplikasi dengan regulasi perpajakan terbaru, aturan pengadaan barang dan jasa, hingga integrasi laporan keuangan desa dengan sistem pengawasan nasional.

Baca Juga  JADWAL Ceramah Ramadhan Masjid Raya/Agung Daerah di Sumbar Malam Ini

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pencegahan kesalahan input data yang berpotensi menimbulkan temuan hukum di kemudian hari.

Yota berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan proaktif. “Saya minta perangkat desa aktif bertanya jika ada kendala teknis, agar apa yang dipelajari hari ini benar-benar bisa diterapkan di desa masing-masing,” tutupnya. (*)