PESISIR SELATAN

Wali Nagari Pasar Tapan Gandeng Pertamina, Operasi Pasar Digelar Antisipasi Kelangkaan LPG 3 Kg

5
×

Wali Nagari Pasar Tapan Gandeng Pertamina, Operasi Pasar Digelar Antisipasi Kelangkaan LPG 3 Kg

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID– Kelangkaan gas LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir membuat warga Nagari Pasar Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan resah. Harga di tingkat pengecer bahkan melonjak tajam, mencapai Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per tabung, jauh di atas harga wajar.

Merespons situasi tersebut, Pemerintah Nagari Pasar Tapan bergerak cepat. Wali Nagari Pasar Tapan, Doni Putra, menggandeng Pertamina untuk menggelar operasi pasar sebagai langkah konkret mengatasi kelangkaan sekaligus menstabilkan harga.

Doni Putra saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026), menyebut bahwa kerja sama tersebut bertujuan untuk mengendalikan pendistribusian LPG 3 kg agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan di tengah kesulitan masyarakat.

Baca Juga  Polres Pessel Hadiri Upacara Hari Bela Negara ke-77, Bupati Tekankan Persatuan dan Ketangguhan Daerah

“Kita melakukan operasi pasar bersama pihak Pertamina untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kg, sekaligus untuk mengantisipasi munculnya mafia-mafia gas yang mempermainkan harga dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kelangkaan terjadi di sejumlah pangkalan maupun kios kecil. Untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan merata, pemerintah nagari tidak hanya melibatkan Pertamina, tetapi juga bekerja sama dengan PT Ujang Kencana dalam proses penyaluran.

Pemerintah nagari, lanjut Doni, akan turun langsung melakukan pengawasan dan memfasilitasi distribusi di lapangan. Langkah ini dilakukan agar penyaluran LPG bersubsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Ini dimaksudkan agar masyarakat di Nagari Pasar Tapan mendapatkan gas LPG 3 kg secara merata,” ucapnya lagi.

Baca Juga  Video Siswa Diikat ke Pohon Viral, Anggota DPRD Pessel Ardiul Tegaskan Stop Bullying di Sekolah

Saat ini, Nagari Pasar Tapan memperoleh jatah sebanyak 250 tabung LPG 3 kg. Namun, jumlah tersebut bisa ditambah sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Doni berharap kolaborasi dengan Pertamina dan PT Ujang Kencana dapat menjadi solusi efektif atas persoalan kelangkaan yang sempat memicu keresahan warga. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memperparah situasi.

Pemerintah nagari memastikan akan terus memantau perkembangan distribusi dan harga di lapangan, sehingga stabilitas pasokan LPG 3 kg di Pasar Tapan dapat kembali normal dalam waktu dekat. (*)