HEADLINENASIONAL

5,36 Juta Orang Mudik ke Sumbar Tahun Ini

2
×

5,36 Juta Orang Mudik ke Sumbar Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Menhub, Dudy Purwagandhi saat rapat koordinasi memperkuat sinergi bersama Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran Pemprov Sumbar di Padang, Kamis (26/2). Kemenhub memprediksi akan ada sekitar 5,36 juta orang yang akan mudik ke wilayah Sumbar pada momen Lebaran tahun ini. IST/KEMENHUB

Sementara rekayasa lalu lintas perlu dilakukan secara kondisional, di antaranya apabila terdapat hambatan seperti bencana longsor dan banjir. Di titik-titik rawan kemacetan dan keramaian perlu disediakan petugas keamanan, kesiapan jalur alternatif, serta penanganan perlintasan sebidang antara jalan dan jalur kereta.

Apabila jalan terletak di daerah rawan banjir dan longsor, maka pemerintah daerah (pemda) diharapkan menyiapkan pos-pos mitigasi, khususnya pada jalur yang dilewati pemudik serta mengimplementasikan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Di samping itu, Menhub mengajak pemerintah pusat, pemda dan kepolisian untuk memberi perhatian lebih pada area pasar tumpah dan lokasi wisata, khususnya pada pengaturan area parkir, sehingga tidak menimbulkan kepadatan. Hal ini mengingat adanya potensi peningkatan pembeli di pasar menjelang Idulfitri serta potensi peningkatan kunjungan ke tempat wisata setelah Idulfitri (H+1 dan H+2).

Baca Juga  Prabowo Minta Trump Pimpin Penyelesaian Perang di Gaza

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan; Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud; Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa; dan Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono.

143,9 Juta Orang Akan Mudik

Secara keseluruhan, Kemenhub memprediksi, Sebanyak 143,91 juta orang diprediksi akan berlalu lalang saat mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah. Tujuan pemudik didominasi arah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta),” ujar Dudy, seperti dilansir dari Bisnis.com.

Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang, dan Jawa Barat 25,09 juta orang.

Baca Juga  FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Pada level kabupaten/kota, asal perjalanan didominasi wilayah padat penduduk seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah. 

Daerah asal pergerakan masyarakat Jabodetabek terbesar adalah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah.

Dari sisi penggunaan kendaraan, Kemenhub mencatat moda transportasi yang akan dominan digunakan adalah mobil pribadi sebesar 76,24 juta orang, kemudian sepeda motor 24,08 juta orang, dan bus sebanyak 23,34 juta orang.

Untuk jalur yang digunakan, mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol sebesar 50,63 juta orang, dan untuk pengguna sepeda motor mayoritas memilih jalur alternatif selain jalur utama, yaitu sebesar 8,65 juta orang.