EkBisPADANG PANJANG

Harga Daging Ayam Naik di Padang Panjang

4
×

Harga Daging Ayam Naik di Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Pedagang ayam di pasar tradisional Padang Panjang. Saat ini harga ayam mencapai Rp35.000 per kilogram, dari sebelumnya berkisar Rp25.000 per kilogram.HABIB

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID –  Memasuki sepuluh hari kedua Ramadan 1447 H, sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga di pasar tradisional Kota Padang Panjang.

Seperti daging ayam tercatat mengalami kenaikan harga, sementara daging sapi dan telur masih relatif stabil, sedangkan cabai merah relatif menurun.

Salah seorang pedagang ayam, Edy mengaku harga daging ayam mengalami lonjakan dibandingkan hari biasa. Saat ini harga ayam mencapai Rp35.000 per kilogram, dari sebelumnya berkisar Rp25.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia juga menyebut kondisi penjualan justru cenderung sepi dan lonjakan harga telah terjadi jauh sebelum Ramadan, tepatnya sejak program MBG mulai berjalan.

“Dulu bisa dalam sehari habis 50 ekor, saat ini hanya mencapai 20 ekor per harinya,” ujarnya kepada Haluan, Sabtu (28/2).

Baca Juga  Sah! KPU Tetapkan Pemilih Sumbar 4.088.606 Jiwa, Berikut Rincianya

Sementara itu, pedagang daging sapi, Nofendri, menyampaikan harga daging sapi masih stabil sejak awal Ramadan hingga saat ini, yakni berada pada angka Rp140.000 per kilogram.

“Sejak awal Ramadan memang Rp140.000 per kilogram, hingga saat ini belum ada lonjakan harga,” jelasnya.

Ia memperkirakan kenaikan harga daging sapi kemungkinan baru terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri, sebagaimana pola yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Senada dengan itu, pedagang telur, Syukra, mengatakan harga telur ayam masih berada pada kondisi stabil. Saat ini telur dijual Rp56.000 per papan, sedangkan ukuran besar mencapai Rp60.000 per papan.

“Biasanya kenaikan harga telur terjadi sekitar seminggu menjelang Lebaran, dengan kenaikan sekitar Rp5.000,” katanya.

Menurutnya, baik jumlah pembeli maupun stok telur sejak awal Ramadan hingga sekarang masih dalam kondisi normal.

Baca Juga  BigVision dari Telkom Tawarkan Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis AI

Di sisi lain, harga cabai merah justru mengalami penurunan. Jika sebelumnya sempat dijual Rp60.000 per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Pedagang cabai, Nurjannah, mengatakan penurunan harga dipengaruhi berkurangnya minat beli masyarakat selama Ramadan. Ia menilai konsumen kini lebih banyak membeli sayuran dibandingkan cabai.

“Minat beli cabai tinggi menjelang Ramadan, tapi selama puasa masyarakat lebih meminimalisir penggunaan cabai dan beralih ke sayuran,” ujarnya.

Selain cabai merah, ia juga menjual bawang merah yang harganya relatif stabil di angka Rp30.000 per kilogram sejak awal Ramadan. Nurjannah diketahui berjualan di Pasar Tradisional Padang Panjang setiap Senin dan Jumat, serta di Pasar Bukit Surungan pada Kamis dan Minggu. (*)