UTAMA

Luar Biasa! Kelompok Wanita di Nagari Malalak Barat Ciptakan Pupuk dan Pestisida Organik dari Limbah Sirup

3
×

Luar Biasa! Kelompok Wanita di Nagari Malalak Barat Ciptakan Pupuk dan Pestisida Organik dari Limbah Sirup

Sebarkan artikel ini
Limbah sirup
KWTH-AWR Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, sedang mengolah limbah sirup herbal menjadi pupuk dan pestisida organik. IST

HARIANHALUAN.ID – Jika dikelola dengan baik, sampah pun bisa menjadi manfaat. Seperti halnya yang dilakukan Kelompok Wanita Tani Hutan Aktivitas Wanita Rajin (KWTH-AWR) di Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.

Sebelumnya sukses membuat minunan herbal produk turunan dari kayu manis, KWTH-AWR Nagari Malalak Barat ini sedang mengembangkan pengolahan sampah produksi menjadi pupuk organik dan pestisida alami.

Pendiri Kelompok Wanita Tani Hutan Aktivitas Wanita Rajin, Fadli Rahmadi menyebutkan, permasalahan sampah memang menjadi suatu hal yang sangat hangat untuk dibahas saat ini, bahkan sebagian besar produk hasil produksi baik skala kecil maupun besar, pasti menghasil sampah.

Baca Juga  Perna No.10/2017, Sanksi Tegas Bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Koto Rantang Agam

“Jumlah sampah terus meningkat setiap harinya. jika terus ditumpuk tentu sangat berdampak kepada manusia,” ujarnya pada Rabu (20/7/2022).

Berawal dari hal tersebut, lanjut Fadli, setiap sampah yang dihasilkan dari pengolahan minuman herbal kayu manis selalu dikumpul. Kemudian dengan dicampurkan beberapa bahan, setelah difermentasikan beberapa hari, limbah tersebut memiliki manfaat lain yaitunya pupuk organik dan pestisida alami.

“Semuanya dari alam dan pemanfaatannya kami kembalikan ke alam, tidak ada pencemaran dan memiliki nilai manfaat lebih,” katanya lagi.

Baca Juga  3 Warga Agam yang Dievakuasi dari Lebanon Sampai di Kampung Halaman