DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.ID — Kapolres Dharmasray, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP menegaskan komitmen jajarannya dalam menciptakan situasi aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, Satpol PP, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama 14 hari. Operasi ini menyasar berbagai pelanggaran dan tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, seperti balap liar, penggunaan knalpot brong, peredaran minuman keras (miras), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, perjudian, serta kejahatan lainnya.
“Sesuai dengan imbauan dari Bupati Dharmasraya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Polres Dharmasraya berkolaborasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama yang sedang menjalankan ibadah,” ujar AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro dalam press release Operasi Pekat Kabupaten Dharmasraya, Senin (02/03), di Mapolres Dharmasraya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Ketua DPRD Jemi Hendra, Kajari, Kasat Pol PP Yunisman, serta Pejabat Utama Polres Dharmasraya.
Ia menyebutkan, dari hasil operasi tersebut pihaknya telah menyita berbagai barang bukti dan mengamankan sejumlah tersangka, termasuk residivis kasus narkoba dan curanmor.
Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor ini dibangun agar roda pemerintahan berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Dharmasraya telah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu umat Muslim dalam menjalankan ibadah selama Ramadan.
Operasi Pekat inimendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Diharapkan, rasa aman dan nyaman yang tercipta tidak hanya dirasakan selama bulan suci Ramadan, tetapi juga berkelanjutan di hari-hari berikutnya. (*)





