Di sisi lain, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan bahwa kemitraan ini akan memperkuat kedaulatan teknologi nasional sekaligus mendorong transformasi industri berbasis inovasi.
“Ke depan, pengembangan chip nasional akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis, termasuk otomotif, internet of things (IoT), pusat data, perangkat rumah tangga, hingga teknologi masa depan seperti kendaraan otonom dan komputasi kuantum,” ujarnya. (*)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





