BPBD Provinsi NTB melaporkan sedikitnya 33 KK terdampak dan dua orang mengalami luka ringan. Tim kaji cepat mencatat 33 unit rumah terdampak. Hingga Selasa (3/3), kondisi daerah terdampak telah kondusif setelah dilakukan asesmen oleh tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Lombok Tengah.
Selain bencana hidrometeorologi basah, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, pada Selasa (3/3).
BPBD Kabupaten Lingga mencatat luas lahan terbakar di Kecamatan Lingga mencapai 1,5 hektar. BPBD bersama dinas pemadam kebakaran setempat telah melakukan pemadaman menggunakan satu unit mobil tangki air dan dua unit mesin pompa air.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi yang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memastikan sistem peringatan dini berfungsi optimal, serta memperkuat koordinasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Masyarakat juga diminta tetap waspada dan segera melakukan langkah antisipatif apabila terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kenaikan tinggi muka air. Saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan deras dan angin kencang, masyarakat diimbau menjauhi pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang.
Untuk mendukung upaya tersebut, pemanfaatan jejaring komunikasi seperti grup WhatsApp dan radio handheld transceiver yang dikelola BPBD hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi sarana efektif dalam penyampaian informasi peringatan dini hidrometeorologi. (*)





