SIJUNJUNG

Komunitas S3 Sijunjung,  Merawat Kepedulian Lewat Sedekah Harian

0
×

Komunitas S3 Sijunjung,  Merawat Kepedulian Lewat Sedekah Harian

Sebarkan artikel ini

SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.ID — S3 merupakan singkatan dari Sedekah Seribu Sehari, sebuah inisiatif yang lahir dari kepedulian warga terhadap kondisi sosial di sekitar mereka. Komunitas ini berupaya meringankan beban masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.

Komunitas tersebut resmi berdiri pada 1 November 2018 di Kabupaten Sijunjung. Seiring waktu, gerakan S3 juga berkembang di berbagai daerah lain di Indonesia dengan koordinator wilayah masing-masing.

Di Sijunjung, S3 dikenal aktif dan konsisten menyalurkan bantuan sosial. Dana yang disalurkan bersumber dari iuran para anggota serta donasi masyarakat yang tergerak untuk berbagi.

Para relawan terlebih dahulu melakukan pendataan dan survei kepada calon penerima bantuan. Proses ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

Baca Juga  Tingkatkan Nilai Keislaman, Pemkab Solok Selatan Resmikan Masjid Nurul Ikhlas Sangir

Dalam praktiknya, relawan S3 kerap menghadapi medan yang tidak mudah. Akses jalan yang sulit tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengantarkan bantuan langsung ke rumah warga yang membutuhkan.

Kebersamaan menjadi kekuatan utama komunitas ini. Semangat saling menguatkan di antara para anggota membuat kegiatan sosial tetap berjalan meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Ketua Komunitas S3 Sijunjung, Mia Aslamiah, menjelaskan bahwa relawan yang tergabung berasal dari berbagai latar belakang profesi. Ada ibu rumah tangga, wiraswasta, guru, tenaga kesehatan, petani, pedagang, hingga mahasiswa.

“Keberagaman latar belakang tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri. Setiap anggota menyumbangkan waktu, tenaga, serta kemampuan sesuai kapasitas masing-masing demi membantu sesama,” katanya kepada Haluan beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Temui Deputi Bidang Rehabilitasi dan Kontruksi BNPB, Bupati Sijunjung Usulkan Perbaikan Jalan

Aktivitas utama komunitas ini adalah menyisihkan minimal seribu rupiah per hari. Selain donasi uang, S3 juga menerima bantuan berupa sembako, pakaian, Al-Qur’an, perlengkapan sekolah, sepatu, serta barang layak pakai lainnya.

“Seluruh donasi yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara langsung agar manfaatnya dapat segera dirasakan penerima,” ujarnya.

Komunitas ini memiliki visi untuk menumbuhkan budaya bersedekah di semua lapisan masyarakat. Selain itu, mereka berkomitmen agar setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan tepat sasaran.

“Sebelum bantuan disalurkan, calon penerima terlebih dahulu diajukan oleh warga atau relawan. Setelah itu dilakukan survei lapangan dan hasilnya dibahas dalam rapat koordinasi pengurus,” jelasnya.