Sementara itu pembina ekstrakurikuler MIUT Thawalib Padang Panjang, Mutia, mengatakan sekolah sengaja menghadirkan pelatih dari luar sesuai bidang keahlian agar pembinaan seni berjalan maksimal.
Peserta ekskul tari yang berasal dari kelas 4 dan 5 berjumlah sekitar 25 siswa. Meski sebagian awalnya belum memiliki dasar tari, perkembangan mereka dinilai cukup cepat hingga mampu tampil dalam berbagai kegiatan sekolah.
Menariknya, latihan tetap berlangsung selama Ramadan. Siswa berlatih dua kali seminggu selepas pembelajaran usai di lingkungan sekolah, menunjukkan semangat belajar seni yang tetap terjaga meski tengah menjalankan ibadah puasa. (*)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





