PARIAMAN, HARIANHALUAN.ID – Tim Safari Ramadan (TSR) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) yang dipimpin Wakil Gubernur Vasco Ruseimy, menjadikan kunjungan ke Masjid Baitul Makmur, Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, sebagai momentum memperkuat sinergi program pembangunan antara provinsi dan pemerintah kota. Kegiatan yang digelar Rabu (4/3) malam itu dirangkai dengan buka puasa bersama dan silaturahmi bersama masyarakat setempat.
Rombongan TSR turut didampingi Ketua BKOW Sumbar, Detta Maulin Vasco, serta sejumlah kepala OPD dan instansi vertikal di Sumbar. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama jajaran Pemerintah Kota Pariaman, Sekda Afrizal Azhar, Ketua TP PKK Yosneli Balad, Ketua DWP Nelvia Afrizal, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, serta warga Desa Kampung Baru Padusunan.
Kunjungan ini menjadi titik akhir rangkaian Safari Ramadan Wagub Sumbar di Kota Pariaman pada hari yang sama. Sebelumnya, rombongan telah menyambangi Masjid Raya Taluak di Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, meninjau program bedah rumah di Kelurahan Ujung Batung, serta memantau pelaksanaan Samsat Keliling dan aktivitas Pasa Pabukoan di Pasar Pariaman.
Dalam sambutannya, Vasco menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk menyampaikan langsung program kerja pemerintah provinsi kepada masyarakat. Ia menyebut kehadiran kepala OPD dan instansi vertikal sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus upaya mempercepat realisasi program di daerah.
“Alhamdulillah, dari ribuan masjid yang ada di Provinsi Sumbar, malam ini kami mengunjungi Masjid Baitul Makmur untuk bersilaturahmi dengan bapak ibu dan masyarakat Desa Kampung Baru Padusunan. Sekaligus kami membawa kepala OPD dan instansi vertikal untuk memaparkan program kerja dan apa saja yang sedang dan akan dikerjakan,” ungkap Vasco.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemko Pariaman atas upaya aktif membangun komunikasi dengan pemerintah pusat. Menurutnya, kemampuan daerah dalam menarik dukungan anggaran kementerian menjadi kunci percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan koordinasi yang terjalin baik selama ini, kami berharap antara Pemprov Sumbar dan Pemko Pariaman dapat melaksanakan tugas yang kami emban. Keseluruhannya adalah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perekonomian daerah,” tutupnya.
Sementara itu, Wako Yota Balad menilai kunjungan TSR Provinsi Sumbar menjadi jembatan penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada pemerintah provinsi. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat pelaksanaan program unggulan Kota Pariaman.
“Membangun Kota Pariaman memerlukan keterlibatan seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat. Kita di Kota Pariaman mempunyai berbagai program unggulan untuk mencapai visi dan misi kami, apabila tidak didukung semua pihak, kami yakin berbagai program tersebut tidak akan dapat terlaksana,” tegas Yota.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Vasco juga menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pengurus Masjid Baitul Makmr, ditambah CSR Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Program Kemanusiaan Baznas Sumbar Rp3 juta untuk dua petugas masjid, dan bantuan dari Kacabdin Sumbar dan kepala SMA/SMK di Kota Pariaman Rp2 juta.
Selain itu, juga ada santunan untuk lima warga setempat, serta bantuan Al-Qur’an dari ASN Pemprov Sumbar dan OPD di lingkungan Pemprov Sumbar. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang operasional masjid sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan selama Ramadan. (*)





