Meski demikian, kepastian realisasi proyek sangat bergantung pada kemampuan daerah mendapatkan dukungan pendanaan, baik dari pemerintah pusat melalui DAK maupun optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tanpa itu, rencana pembangunan berpotensi tertunda.
Pemerintah daerah kini dihadapkan pada pekerjaan rumah besar, yakni memastikan perencanaan matang dan skema pembiayaan yang realistis, agar pembangunan rumah sakit daerah di ibu kota kabupaten benar-benar terwujud dan tidak sekadar menjadi wacana jangka panjang. (*)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





