PADANG, HARIANHALUAN.ID — Polda Sumatera Barat (Sumbar) berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sumbar memberikan pendampingan intensif kepada 288 siswa Sekolah Rakyat di Padang dan Solok. Program ini difokuskan pada penguatan disiplin, mental, dan karakter siswa yang berasal dari keluarga ekonomi terbatas.
Pendampingan tersebut menyasar siswa di SRMP 4, SRMP 5, dan SRMA 4 yang tersebar di wilayah Kota Padang hingga Lubuk Selasih Solok. Kolaborasi ini diinisiasi sebagai upaya memperkuat pembangunan karakter generasi muda, tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga pembinaan kedisiplinan dan keteladanan.
Perwakilan dari tim inisiasi menyebutkan para siswa memiliki semangat belajar tinggi dan potensi besar untuk berkembang. Namun, mereka dinilai membutuhkan dukungan pembinaan karakter agar mampu bersaing dan memutus rantai kemiskinan.
“Polda Sumbar hadir untuk memperkuat kedisiplinan dan membentuk karakter taat hukum serta tangguh. Anak-anak Sekolah Rakyat memiliki potensi besar yang perlu diarahkan secara sistematis, ” ujarnya, Kamis (5/3).
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, menyambut positif sinergi tersebut. Ia menyebut integrasi program pembinaan diharapkan mampu mengatasi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas gedung dan ruang aktivitas siswa.
“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Polda Sumbar dan Dinas Sosial menegaskan komitmen bersama memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Barat,” ucapnya.
Syaifullah menegaskan, program pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan personel kepolisian sebagai mentor. “Hal ini sekaligus untuk memperkuat nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan di kalangan siswa Sekolah Rakyat ke depannya,” pungkas Kadinsos Sumbar tersebut. (*)





