OTOMOTIF

Tahun 2025, Toyota Kuasai 31,2 Persen Pasar Otomotif Indonesia

3
×

Tahun 2025, Toyota Kuasai 31,2 Persen Pasar Otomotif Indonesia

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID — Toyota masih mempertahankan dominasinya di pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025. Pabrikan asal Jepang tersebut mencatat pangsa pasar sebesar 31,2 persen dengan penjualan wholesales yang melampaui 250 ribu unit.
 
Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kuatnya posisi Toyota di pasar otomotif nasional.

“Kalau dikonversi menjadi market share (pangsa pasar), masih di atas 30 persen, artinya satu dari tiga mobil di Indonesia pada 2025 masih Toyota,” ujar Jap Ernando Demily dikutip dari Antara, Senin (9/3).

Dengan capaian tersebut, Toyota kembali mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif nasional.

Toyota juga menyesuaikan strategi produk dengan karakter pasar di berbagai wilayah Indonesia.

Di Sumatera, Toyota memiliki 63 outlet dengan pangsa pasar mencapai 37 persen. Segmen kendaraan lima dan tujuh penumpang menjadi yang paling dominan, dengan Kijang Innova sebagai salah satu model terlaris.

Baca Juga  TIPS: Aturan Main Lampu Sein, Cara Penggunaan dan Sanksi Hukumnya

Sementara di Pulau Jawa, Toyota memiliki 210 outlet resmi dengan pangsa pasar mencapai 30,5 persen. Di Kalimantan, Toyota mengoperasikan 23 outlet dengan pangsa pasar 36,3 persen. Model Hilux menjadi salah satu kendaraan yang paling diminati karena kebutuhan kendaraan untuk aktivitas kerja berat.

Di kawasan Indonesia timur seperti Sulawesi, Toyota memiliki 39 outlet dengan pangsa pasar mencapai 40,4 persen. Di wilayah ini, mobil keluarga terjangkau seperti Calya menjadi model yang paling banyak diminati.

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara terdapat 16 outlet dengan pangsa pasar 32,6 persen. Sementara di Papua, Toyota memiliki 10 outlet dengan pangsa pasar mencapai 47,7 persen.

“Di mana pun Toyota berada di seluruh Indonesia, kami selalu sesuaikan dengan kebutuhan, kebiasaan, dan kondisi masyarakat di daerah setempat, kita memiliki diferensiasi dalam hal produk apa yang ditawarkan maupun bentuk after sales. Di daerah-daerah seluruh Indonesia pencapaian market share kami minimal di atas 30 persen, bahkan di beberapa titik ada yang mendekati 50 persen,” Ernando menjelaskan.

Baca Juga  KATEDA dan Pramuka Sumbar Berkolaborasi Laksanakan Gerakan Keluar Bersih

Dari sisi layanan purnajual, Toyota mencatat tingkat kepercayaan pelanggan yang tinggi. Salah satunya didukung program T-Care yang memberikan bebas biaya jasa dan suku cadang hingga servis ketujuh atau tiga tahun untuk kendaraan baru.

Program tersebut mendorong hampir 90 persen pelanggan melakukan perawatan kendaraan di jaringan resmi.

Saat ini Toyota didukung lebih dari 360 outlet resmi serta lebih dari 1.000 part shop yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memastikan ketersediaan suku cadang dan layanan bagi pelanggan. (*)