Begitu pula dengan petani di Kelurahan Kuranji, yaitu Poktan Lapau Munggu yang telah memasuki masa panen. Serta petani di Poktan Anugrah dan Poktan Patamuan.
Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani mengaku senang atas semangat yang ditunjukkan kelompok tani. Meski tanaman mereka rusak setelah diterjang banjir, namun para petani tak patah arang.
“Alhamdulillah para petani mau beralih komoditi, sehingga perputaran ekonomi tetap berjalan baik,” kata Yoice.
Diketahui, sejak banjir besar lalu, irigasi di Kota Padang mengalami kerusakan yang cukup parah. Air tak lagi lancar mengairi lahan sawah.
“Alhamdulillah, saat ini atas fasilitasi dari BWS V, PSDA Provinsi Sumbar dan Dinas PU PR Kota Padang, sebagian lahan sawah sudah bisa diairi, melalui penanganan sementara. Sehingga, petani sudah mulai bertanam padi kembali,” terang Yoice.
Sementara bagi lahan sawah yang belum bisa diairi, Petani diajak untuk tetap bersemangat dan beralih komoditi. (*)





