HARIANHALUAN.ID – Semangat spiritual mewarnai lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Tanah Datar, Selasa, 10 Maret 2026. Menyemarakkan rangkaian kegiatan di bulan suci, madrasah menyelenggarakan Pesantren Ramadhan secara terpisah bagi siswa putra dan putri. Kegiatan yang berlangsung khidmat di mushala madrasah ini menghadirkan narasumber utama Zaid Alfarisi, MPd yang memberikan tausiyah mengenai pembentukan karakter generasi muda Islam.
Dalam pemaparannya yang bertajuk “Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan”, Zaid menekankan bahwa sosok Nabi Muhammad SAW bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan cermin nyata bagi perilaku siswa sehari-hari.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain :
1. Kejujuran (Siddiq) : Menanamkan pentingnya kejujuran dalam belajar dan bergaul.
2. Adab kepada Guru & Orang Tua : Menegaskan bahwa ilmu tanpa adab adalah sia-sia.
3. Disiplin Ibadah : Menjadikan momentum Ramadhan untuk memperkuat shalat lima waktu berjamaah.
Meneladani Rasulullah tidak harus dimulai dari hal besar. Mulailah dari cara kita berbicara yang sopan dan bagaimana kita menghargai waktu di madrasah,” ujar Zaid di hadapan ratusan siswa putra.
Kepala MTsN 12 Tanah Datar, Yuniar, S.Ag menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk membentengi moral siswa di tengah arus digitalisasi yang kian kencang. Dengan fokus pada siswa putra hari ini, diharapkan mereka mampu menjadi pemimpin yang berakhlakul karimah di masa depan.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab, mencatat poin-poin penting, dan ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan ibadah puasa tahun ini.
Yuniar juga memberikan pesan mendalam sebagai penutup rangkaian acara hari ini. Ramadhan bukan sekadar perpindahan jam makan, melainkan momentum perpindahan karakter.
“Kami berharap, melalui Pesantren Ramadhan ini, siswa putra MTsN 12 tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan hati dan ketegasan prinsip seperti Rasulullah SAW. Biarlah cahaya akhlak Nabi terpancar dari cara mereka bersikap di madrasah maupun di rumah, ” harapnya. (humas).





