Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam diskusi tersebut, menggarisbawahi bahwa kekuatan utama Minangkabau terletak pada sifat komunal dan kekerabatan yang kuat. Ia menilai struktur sosial seperti RT, RW, masjid, dan forum warga adalah infrastruktur mitigasi yang paling efektif.
“Penanganan bencana tidak bisa hanya mengandalkan lembaga formal. Kekuatan tetangga dan komunitas adalah modal sosial kita dalam sistem kesiapsiagaan,” tegas Fadly.
Diskusi yang dipandu M. Hidayat ini menyimpulkan bahwa sinergi antara teknologi modern dan kearifan lokal adalah harga mati. Keduanya tidak perlu dipertentangkan, melainkan harus saling melengkapi untuk membangun sistem mitigasi yang lebih tangguh dan berkelanjutan di Sumatera Barat. (*)
WhatsApp Channel Harian Haluan
+ Gabung





