PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID- Memasuki pekan ketiga Ramadan, penjualan jilbab dan busana muslim di salah satu toko di Padang Panjang mulai mengalami peningkatan.
Jika pada hari biasa pembeli didominasi oleh santri dari sejumlah pesantren yang mencari jilbab kaos untuk kebutuhan harian, menjelang Lebaran minat konsumen mulai beralih pada jilbab dengan berbagai model.
Selain jilbab, sejumlah busana muslim seperti baju koko, gamis, dress hingga abaya juga mulai diminati pembeli. Dalam satu hari, penjualan gamis di toko tersebut bisa mencapai sekitar lima helai.
Salah seorang penjaga toko, Tia Radewi mengaku tidak terlalu mengikuti tren busana yang bersifat musiman. Mereka lebih memilih menyediakan produk dengan warna-warna yang cenderung netral dan lembut agar tetap bisa digunakan setelah Lebaran.
“Kalau mengikuti tren musiman, biasanya setelah tren itu lewat barang lama akan sulit terjual, misalnya pashmina juga tidak ada di sini,” ujarnya
Menurutnya, warna seperti hitam, warna netral serta warna-warna lembut menjadi pilihan yang cukup diminati pembeli. Selain mudah dipadukan, warna tersebut juga dinilai lebih fleksibel digunakan dalam berbagai kegiatan.
Tia menjelaskan, pilihan warna yang tidak terlalu mengikuti tren juga membuat produk tetap bisa digunakan dalam jangka waktu lama.
“Jadi bisa dipakai setelah lebaran sekalipun seperti untuk kegiatan keagamaan sehari-hari, maupun keperluan umrah juga bisa,” sambungnya.
Lanjutnya, setiap tahun menjelang Lebaran memang terjadi peningkatan jumlah pembeli. Biasanya puncak keramaian terjadi sekitar H-7 Lebaran ketika toko mulai dipadati pengunjung yang mencari kebutuhan busana muslim.
Selain melayani pembelian secara langsung di toko, penjualan juga dilakukan melalui marketplace serta pemesanan melalui media sosial.
Namun menjelang Lebaran, penjualan secara langsung di toko tetap lebih ramai dibandingkan secara daring. Hal ini disebabkan pengiriman barang melalui jasa ekspedisi biasanya mulai mengalami lonjakan sehingga waktu pengiriman menjadi lebih lama.
Meski demikian, pesanan secara online tetap datang dari berbagai daerah seperti Jambi, Lampung hingga Batam.
Sebagai distributor, pihak toko berusaha menjaga kepercayaan konsumen dengan menjual produk sesuai harga resmi dari pusat tanpa adanya penambahan maupun pengurangan harga.
Untuk menarik minat pembeli selama Ramadan hingga setelah Lebaran, toko jilbab Arfa Padang panjang memberikan promo diskon sebesar 20 persen khusus untuk penjualan gamis.
“Harapannya ke depan semoga usaha ini semakin ramai peminat dan terus berkembang,” tutupnya.
Diketahui toko jilbab Arfa Padang panjang buka setiap hari sejak pukul 08.30 pagi hingga malam 20.00 WIB. (*)





