Menurutnya, budaya berbagi seperti ini sangat penting dalam membantu pemerintah menekan angka kemiskinan di daerah. “Jika budaya seperti ini terus ditingkatkan dan berkelanjutan, maka pemerintah akan lebih mudah menekan angka kemiskinan,” ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan pasar murah tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Salah seorang warga, Yus, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.
“Walau hanya Rp75 ribu, ini sangat membantu kami,” ujarnya sambil menyiapkan kupon untuk ditukarkan dengan kebutuhan pokok.
Pasar murah yang digelar UPZ Nagari III Koto Aur Malintang ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas antara masyarakat di kampung halaman dan para perantau dalam membantu sesama, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. (*)





