PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID – Memasuki pekan ketiga Ramadan, jasa pencucian karpet di Padang Panjang mulai ramai pesanan. Hingga saat ini, jumlah karpet yang telah dicuci diperkirakan mencapai sekitar 100 lembar.
Karpet yang dicuci berasal dari berbagai kalangan, mulai dari rumah tangga hingga tempat ibadah seperti masjid dan musala.
Peningkatan pesanan ini biasanya terjadi menjelang Lebaran, saat masyarakat mulai membersihkan rumah serta perlengkapan ibadah yang akan digunakan saat Hari Raya Idulfitri.
Pengelola Exclusive Laundry and Dry Cleaning Profesional Washing mengatakan, permintaan pencucian karpet mulai meningkat sejak pekan kedua Ramadan.
Menurutnya, hingga saat ini total karpet yang telah dicuci mencapai kurang lebih 100 lembar dari berbagai ukuran.
“Karpet yang masuk untuk dicuci berasal dari rumah warga, masjid, hingga musala,” ujarnya kepada Haluan, Selasa (10/3).
Untuk biaya pencucian karpet, tarif yang dikenakan bervariasi tergantung ukuran karpet yang dicuci.
Harga pencucian karpet ukuran kecil berkisar mulai dari Rp40 ribuan, sedangkan untuk ukuran besar dapat mencapai Rp150 ribu atau lebih.
Ia menambahkan, usaha pencucian karpet tersebut akan tetap melayani pelanggan hingga mendekati Hari Raya Idulfitri.
“Rencananya kami tetap buka hingga H-2 Lebaran untuk melayani pencucian karpet,” ungkapnya.
Dalam prosesnya, karpet terlebih dahulu dibersihkan menggunakan air dan sabun khusus sebelum kemudian dijemur hingga benar-benar kering.
Proses pencucian karpet biasanya dikerjakan oleh dua orang pekerja setiap harinya.
Menurutnya, salah satu kesulitan dalam mencuci karpet adalah saat mengangkat karpet yang telah basah untuk dijemur karena bobotnya menjadi jauh lebih berat. Sementara itu, lama proses pencucian hingga karpet siap digunakan kembali bergantung pada kondisi cuaca. Jika cuaca mendukung, karpet biasanya dapat kering dalam waktu sekitar tiga hari. Namun apabila cuaca kurang bersahabat, proses pengeringan bisa memakan waktu hingga satu minggu. (*)





