Keterangan foto: Salah seorang pelanggan sedang memilih kue kering Rose
PADANG, HARIANHALUAN.ID – Pada pertengahan Ramadan 1447 H/ 2026 M, minat warga Kota Padang untuk berburu kue kering Lebaran, mulai terlihat. Termasuk di rumah tempat memproduksi Kue Kering Rose, Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 75 Padang, hampir tak pernah sepi oleh pelanggan yang datang.
Kue kering Rose hanya diproduksi pada momen lebaran dan imlek. Bagi warga Kota Padang kue ini menjadi kue legend di Sumbar karena diproduksi sejak tahun 1960 dan bertahan hingga sekarang.
Meski jenis kue yang diproduksi nyaris sama setiap tahun, tahun penggemar kue kering Rose ini, ternyata beragam, mulai dari orang tua hingga cucu-cucu mereka yang masih kecil. “Banyak pelanggan kami yang sudah punya anak dan cucu, selalu beli kue kering Rose ke sini setiap tahun,” kata Linda, yang kini melanjutkan usaha keluarga itu bersama saudara-saudaranya.
Cita rasa yang gurih dan lezat, pilihan bahan yang berkualitas serta halal, menjadikan aneka kue jadul yang hanya dibuat pada dua momen tersebut, selalu diburu pelanggannya.
“Kami sudah mulai berproduksi sejak awal Ramadan 2026 ini. Jadi pada saat dihidangkan Lebaran nanti, kue-kue nya benar-benar fresh,” kata Linda, Rabu (11/3/2026).
Beberapa kali ia bolak balik melayani pelanggan yang datang sambil mengawasi karyawannya bekerja di rumah produksinya, Jl HOS Cokroaminoto no.75 Padang.
Setiap tahun kue yang diproduksi nyaris sama, dan tentu saja rasa dan kualitasnya tetap dipertahankan. Mulai dari nastar nenas, kue kenari, kue kacang, kue semprit, kue aster, spekulas, cornflakes, skippy, petak coklat, kue koya dan cake. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp50 ribu per kotak nya.
Saat ini, rumah tempat Kue Kering Rose diproduksi tersebut selalu disibukkan oleh aktivitas karyawan yang membuat kue kering legend tersebut. Sejak pagi hingga malam, karyawan yang bekerja selalu dalam pengawasan kualitas oleh Linda.
“Bagi kami, kualitas dan kehalalan tetap menjadi prioritas yang harus dipertahankan, karenanya, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kue ini juga bahan pilihan yang berkualitas dan halal,” kata Linda.
Santi, 30, yang datang bersama ibunya, Rabu (11/3/2026) menyebutkan, tiap tahun mereka tak pernah ketinggalan membeli kue kering Rose. “Sejak kecil, saya sudah diajak Ibu untuk beli kue ke sini tiap mau Lebaran. Sekarang, giliran saya yang mengajak Ibu untuk memilih kue kering Rose kesukaannya untuk berlebaran nanti,” kata Santi. (h/atv)





