KOTA SOLOK

Masjid Al-Elfah Kota Solok Jadi “Oase” Pemudik, Inisiatif Warga dan Pengusaha Hadirkan Layanan Ramah Musafir

4
×

Masjid Al-Elfah Kota Solok Jadi “Oase” Pemudik, Inisiatif Warga dan Pengusaha Hadirkan Layanan Ramah Musafir

Sebarkan artikel ini

KOTA SOLOK, HARIANHALUAN.ID — Di tengah ramainya arus kendaraan yang melintasi pusat Kota Solok menjelang musim mudik Lebaran, Masjid Al-Elfah di Simpang Lampu Merah Pandan menjadi tempat persinggahan yang menenangkan bagi para musafir.

Masjid yang berada di jalur utama lintas Sumatera itu kini menjadi bagian dari gerakan Masjid Ramah Pemudik yang diluncurkan secara nasional. Di Kota Solok, peluncuran program tersebut dihadiri langsung Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, Rabu (11/3/2026).

Namun lebih dari sekadar seremoni, suasana di Masjid Al-Elfah memperlihatkan semangat gotong royong masyarakat Kota Solok dalam melayani para musafir yang melintas.

Di halaman masjid yang tidak jauh dari Premier Hotel dan kawasan pusat perbelanjaan, para pemudik dapat beristirahat sejenak setelah menempuh perjalanan jauh. Selain fasilitas ibadah yang nyaman, pengurus masjid bersama para donatur juga menyediakan makanan dan minuman gratis bagi jamaah dan para pelintas jalan.

Baca Juga  Wako Solok Ajak ASN Awali Tahun dengan Semangat Baru

Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, mengatakan kehadiran Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap para pelancong yang sedang melakukan perjalanan pulang kampung.

“Pemerintah daerah tentu mendukung penuh Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Masjid Ramah Pemudik. Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang singgah yang nyaman bagi para musafir,” ujarnya.

Menurutnya, posisi Masjid Al-Elfah yang berada di pusat kota menjadikannya sangat strategis sebagai titik istirahat bagi pemudik yang melintasi jalur Padang–Solok maupun menuju daerah lainnya di Sumatera Barat.

Namun yang membuat masjid ini terasa istimewa bukan hanya lokasinya, melainkan semangat berbagi dari warga dan para pengusaha di Kota Solok.

Setiap hari, para donatur secara sukarela menyediakan berbagai jenis makanan bagi jamaah dan musafir yang datang untuk beribadah maupun sekadar beristirahat.
Wawako Suryadi pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut.

Baca Juga  Kota Pariaman Targetkan Zero Stunting

“Ini adalah bentuk kebaikan yang luar biasa. Para donatur yang setiap hari menyediakan makanan bagi jamaah dan para musafir tentu telah menanamkan amal jariyah. InsyaAllah akan dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” katanya.

Bagi para pemudik, keberadaan masjid seperti Al-Elfah menjadi semacam “oase” di tengah perjalanan panjang. Mereka bisa berhenti sejenak, menunaikan salat, menikmati hidangan sederhana, lalu melanjutkan perjalanan dengan tubuh yang lebih segar.

Inisiatif warga dan pengusaha lokal inilah yang menjadikan konsep Masjid Ramah Pemudik bukan sekadar program pemerintah, tetapi juga gerakan sosial yang tumbuh dari kepedulian masyarakat Kota Solok terhadap para musafir yang melintas di kota kecil yang dikenal religius tersebut. (*)