NASIONAL

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 12 Maret 2026

2
×

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 12 Maret 2026

Sebarkan artikel ini
BPBD Kabupaten Bogor melakukan penyedotan pembersihan material lumpur yang tertahan di rumah warga pascabanjir di Kecamatan Cibinong pada Rabu (11/3). Sumber foto: BPBD Kabupaten Bogor.

JAKARTA, HARIANHALUAN.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memutakhirkan pendataan kejadian bencana dan penanganan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pada rentang waktu Rabu (11/3) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (12/3) pukul 07.00 WIB. Pada laporan tersebut, bencana banjir mendominasi sejumlah kejadian bencana di Tanah Air.

Laporan pertama berasal dari wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Bogor pada Selasa (10/3), lokasinya antara lain Kecamatan Bogor Timur, Bogor Utara dan Bogor Selatan. Banjir terjadi pascahujan deras pada pukul 15.30 WIB, sehingga merendam 15 unit rumah rumah warga. Kondisi terkini, banjir berangsur surut.

Hampir di waktu yang bersamaan, banjir juga terjadi di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Di lokasi ini banjir diakibatkan luapan debit air Sungai Ciherang, setelah tidak dapat menampung curah hujan yang tinggi. Sebanyak 15 unit rumah warga terdampak. Kejadian ini tidak berlangsung lama, karena air cepat surut kembali ke Kali Ciherang.

Kejadian banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Bogor, tepatnya hari Rabu (11/3) pukul 17.00 WIB. Kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Cibinong, setelah hujan deras melanda dan meluapnya debit air Sungai Tamu dan Cijantung. Pada lokasi ini banjir cepat surut dikarenakan air kembali ke aliran sungai, seiring berhentinya hujan di lokasi tersebut

Baca Juga  Gempa M5,7 Guncang Kabupaten Poso, Satu Rumah Roboh dan Tiga Rusak Ringan

Guna melakukan penanganan di wilayahnya masing – masing, BPBD Kota Bogor dan Kabupaten Bogor melakukan kaji cepat dan menerjunkan pompa – pompa air guna menyedot air yang menggenangi rumah warga, selain itu BPBD bersama warga bahu membahu membersihkan sisa material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir

Beralih ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Arjasari dan Ibun pada Selasa (10/3) sore hari waktu setempat. Sebanyak 15 unit rumah alami kerusakan di bagian atap yang tertiup angin kencang tersebut. BPBD Kabupaten Bandung langsung menuju lokasi terdampak guna memberikan penanganan dan bantuan kepada korban terdampak.

Masih di Kabupaten Bandung, hujan deras dengan durasi yang lama sebabkan debit air Sungai Cisunggalah meningkat hingga membuat tanggul jebol. Kejadian ini akibatkan sekitar 174 unit rumah warga terendam air, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Majalaya dan Solokan Jeruk. Dilaporkan satu unit rumah alami rusak berat dan 3 warga alami luka berat.

Baca Juga  Kompolnas Dorong Kasus Kekerasan terhadap Jurnalis Ditindaklanjuti

Kondisi terkini air sudah surut, untuk akses jalan utama yang sempat terganggu kini sudah dapat dilalui kembali. Sementara itu para korban yang alami luka berat telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Menyikapi masih sering terjadinya bencana hidrometeorologi basah, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Adapun upaya yang dapat dilakukan seperti, melakukan pengerukan sedimentasi sungai agar dapat menampung debit air hujan, kemudian memperkuat tanggul-tanggul yang berpotensi terjadi jebol dan rutin membersihkan sungai. Bagi masyarakat yang tinggal disekitar aliran sungai agar waspada ketika hujan deras terjadi dengan durasi cukup lama, segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman sambil mengikuti arahan dari petugas. (*)