PESISIR SELATAN

DPRD Pessel Kawal Penanganan Kerusakan Batang Surantih

78
×

DPRD Pessel Kawal Penanganan Kerusakan Batang Surantih

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.ID — Kerusakan parah yang terjadi pada alur Sungai Batang Surantih di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah. Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA-BK) Provinsi Sumatera Barat memastikan akan melakukan penanganan terhadap kerusakan sungai yang mengancam keselamatan warga dan infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi PAN, Novermal, turun langsung ke lokasi bersama Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA/Kabid Sungai) Dinas SDA-BK Provinsi Sumbar, Edola Duangga Eryan Putra, S.T., M.T., untuk meninjau kondisi Sungai Batang Surantih, beberapa waktu lalu.

Peninjauan tersebut dilakukan setelah sebelumnya rombongan juga melihat kerusakan Sungai Batang Pelangai di Kecamatan Ranah Pesisir. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan itu Kabid PJSA Dinas PUTR Kabupaten Pesisir Selatan, tokoh masyarakat, ninik mamak serta Wali Nagari setempat.

Baca Juga  Puskesmas Ampalu VII Koto Gelar Rakor Konvergensi Stunting

Dalam peninjauan tersebut ditemukan dua titik kerusakan alur sungai yang cukup parah akibat bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. Kedua titik tersebut berada di kawasan Kayu Gadang dan Kayu Aro.

Di Kayu Gadang, pergeseran alur sungai dilaporkan sudah mengancam keselamatan badan jalan yang menjadi akses penting masyarakat. Sementara di Kayu Aro, kondisi alur sungai yang rusak juga berpotensi mengancam permukiman warga serta infrastruktur jalan di sekitarnya.

Kabid Sungai Dinas SDA-BK Sumbar, Edola Duangga Eryan Putra, mengatakan pihaknya akan segera mengupayakan langkah penanganan pasca bencana berupa normalisasi alur sungai serta perkuatan tebing guna mencegah kerusakan yang lebih luas.

Baca Juga  Kafilah MTQ Pessel Bertolak ke Bukittinggi, Bupati Hendrajoni Dorong Kafilah untuk Tampil Maksimal

“Kita akan tangani secara bertahap, dengan melakukan normalisasi dan perkuatan tebing sungai di titik-titik yang terdampak,” ujarnya di lokasi.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan penanganan tersebut sangat bergantung pada ketersediaan anggaran yang dimiliki pemerintah provinsi.

“Penanganan ini tentu akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pesisir Selatan Novermal menegaskan bahwa kerusakan sungai tersebut perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kelancaran akses transportasi.