Orangtua juga diminta untuk memantau prakiraan cuaca, memastikan anak dalam kondisi fit sebelum berangkat, dan menyiapkan aktivitas alternatif di penginapan jika cuaca buruk. Untuk perjalanan darat, siapkan playlist lagu anak atau dongeng audio untuk menjaga suasana hati tetap hangat.
Perlengkapan Wajib yang Harus Dibawa
Untuk mengantisipasi kebutuhan darurat, IDAI merekomendasikan perlengkapan berikut:
* P3K Keluarga: Parasetamol, obat anti-mabuk, oralit, plester, perban, termometer, dan vitamin C.
* Dokumen Penting: Kartu Identitas Anak (Akta Kelahiran/Kartu Keluarga/Paspor), tiket perjalanan, bukti pemesanan hotel, surat izin dari pasangan (jika bepergian sendiri), serta daftar nomor darurat (rumah sakit terdekat di jalur mudik).
* Perlengkapan Cuaca: Jaket, jas hujan/payung, alas kaki anti selip, dan pakaian ganti.
* Bekal dan Hiburan: Camilan sehat (buah potong, telur rebus, omelet, biskuit), botol minum sendiri, serta mainan atau buku untuk mengalihkan kebosanan anak.
Selain kesehatan, IDAI juga menyoroti aspek krusial lainnya: keselamatan berkendara. Mengacu pada Rekomendasi IDAI No. 11/PP IDAI/SR/IV/2023 tentang Safety Road and Prevention Road Injury pada Anak, IDAI mengingatkan bahwa cedera lalu lintas (road injury) masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas pada anak dan remaja secara global.
Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp HOnk(K), menekankan bahwa perlindungan anak di dalam kendaraan harus dimulai dengan perlengkapan yang sesuai standar. “Keselamatan anak di jalan adalah tanggungjawab mutlak orangtua. Jangan pernah menganggap remeh penggunaan car seat atau sabuk pengaman. Untuk perjalanan darat, pastikan anak menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai dengan usia dan berat badannya,” jelas Dr. Hikari.





