UTAMA

Ujicoba Sukses, PLN Gandeng IHI Jepang Gunakan Amonia Co-firing Pengganti Batu Bara untuk Bahan Bakar PLTU

1
×

Ujicoba Sukses, PLN Gandeng IHI Jepang Gunakan Amonia Co-firing Pengganti Batu Bara untuk Bahan Bakar PLTU

Sebarkan artikel ini

Bersama dengan IHI, PLN memanfaatkan ammonia dan bahan bakar bebas karbon untuk diserap sebagai bahan bakar pengganti batu bara di PLTU.

HARIANHALUAN.id – PT PLN (Persero) melalui anak usaha, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menggandeng IHI Corporation dalam penelitian, pengembangan hidrogen dan amonia sebagai bahan bakar pengganti batu bara (co-firing) untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini dilakukan oleh Executive Officer President of Global Marketing & Sales Headquarter IHI Corporation, Kiyoshi Nihei dan Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana di Jakarta, Kamis (1/9).

Baca Juga  Akun Resmi Instagram BPBD Bukittinggi Diretas, Kabar Pendaki Meninggal Dunia Usai Erupsi Gunung Marapi Ternyata Hoax

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN memiliki semangat untuk mencapai target Carbon Neutral pada 2060 dan telah melaksanakan berbagai upaya untuk mewujudkannya. PLN berkomitmen untuk bertumbuh kembang bersama lingkungan dan masyarakat di seluruh lingkup bisnisnya.

“Hingga saat ini kami selalu mendorong penggunaan co-firing di PLTU kami. Saat ini PLN telah berhasil mengimplementasikan co-firing di 32 PLTU dan 15 PLTU yang dalam tahap uji coba. Kerja sama dengan IHI memperkuat komiten PLN dalam mengedepankan uenergi bersih terutama penggunaan amonia untuk mendukung pencapaian carbon neutral di 2060,” kata Darmawan.

Baca Juga  Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak Bertambah Jadi 27 Kasus, Separuhnya Meninggal Dunia

PJB sebagai anak perusahaan PLN bersama IHI Corporation memiliki kesamaan dalam akselerasi dekarbonisasi yang menggunakan teknologi alternatif seperti co-firing dan mono-firing. IHI sendiri adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis penyediaan solusi pengurangan karbon untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi dan pengoperasian pembangkit listrik.

Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana menjelaskan, penggunaan amonia sebagai bahan bakar dapat mendorong tercapainya energi yang lebih hijau, hal ini dikarenakan amonia NH3 tidak mengandung unsur karbon, sehingga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.