“PLN Sumbar rutin melakukan C4A sebagai bentuk komitmen sekaligus kepedulian terhadap aset PLN. Seperti halnya investasi pribadi, jaringan PLN adalah aset atau investasi yang sewajarnya diberi perhatian dan pengawasan agar PLN selalu bisa meberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ungkap Toni.
Senada juga disampaikan oleh Manager Bagian Jarkons UP3 Bukittinggi Bima Triatmojo. Menurutnya, melalui kegiatan C4A PLN dapat memeriksa dan melihat aset-aset yang dikelola mulai dari gardu distribusi, peralatan distribusi, dan jaringan distribusi. Sehingga, jika ada yang tidak sesuai standar atau berpotensi menimbulkan gangguan terhadap suplai listrik dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membuat setiap adet dapat beroperasi secara maksimal sehingga dapat berkontribusi sepenuhnya dalam melayani kebutuhan listrik pelanggan. Kami juga berupaya menurunan potensi terjadinya gangguan yang dapat mengakibatkan padam,” imbuhnya. (*)














