SUMBARBUKITTINGGI

Hingga Mei 2022, Uang Simpanan Masyarakat di Bukittinggi Capai 5,36 Triliun

2
×

Hingga Mei 2022, Uang Simpanan Masyarakat di Bukittinggi Capai 5,36 Triliun

Sebarkan artikel ini
Jam Gadang
Jam Gadang Bukittinggi

“Peningkatan yang signifikan juga terjadi pada 2022. Dimana hingga Mei, jumlah aktiva bank dan BPR di Bukittinggi sudah mencapai diangka Rp7,68 triliun,” ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menyampaikan rasa bangga atas pertumbuhan jumlah uang simpanan masyarakat Kota Bukittinggi. Pertumbuhan tersebut tentunya akan mampu mendorong pemulihan ekonomi Kota Bukittinggi.

Pascapandemi Covid-19, ujarnya, tingkat ekonomi masyarakat secara perlahan kembali membaik. Bahkan data yang tercatat pada statistik ekonomi keuangan daerah Sumbar, Bank Indonesia, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada beberapa bulan terakhir.

Baca Juga  Momen Haru HLN ke-77 di Sumbar, 802 Warga Kurang Mampu Terima Listrik Gratis

“Alhamdulillah dari data yang ada, dapat dilihat terjadi peningkatan ekonomi masyarakat Kota Bukittinggi. Kita di pemerintah kota akan terus berupaya menyusun program yang mengarah pada peningkatan ekonomi masyarakat. Kita memang kurangi kegiatan pembangunan fisik, karena lebih fokus pada program yang mengurangi beban masyarakat secara langsung,” kata Erman Safar.

Sekarang ini, ulasnya, Pemko Bukittinggi lebih banyak melakukan kegiatan dan program sosial kemasyarakatan, salah satunya adalah dengan memberikan bantuan sosial dalam rangka meningkatakan kesejahteraan sosial masyarakat.

Baca Juga  Pukul 21.14 Wib Malam Ini, 393 Jamaah Haji Kloter 1 Debarkasi Padang Mendarat di BIM

“Intinya bagaimana program prioritas kita arahkan pada peningkatan ekonomi masyarakat. Karena salah satu tujuan utama pembangunan Kota Bukittinggi yang tertuang dalam RPJMD Bukittinggi  2021-2026 adalah peningkatan ekonomi kerakyatan,” ucapnya. (*)