SUMBARDHARMASRAYA

Bentuk Keprihatinan Atas Musibah di Stadion Kanjuruhan, Polres Dharmasraya Gelar Doa Bersama dan Salat Gaib

2
×

Bentuk Keprihatinan Atas Musibah di Stadion Kanjuruhan, Polres Dharmasraya Gelar Doa Bersama dan Salat Gaib

Sebarkan artikel ini
Polres Dharmasraya
Kapolres Dharmasraya beserta jajarannya dan Ketua PSSI Dharmasraya berserta pengurus dan klub menggelar salat gaib atas kejadian Kanjuruhan. Maryadi

HARIANHALUAN.ID – Kapolres Dharmasraya menggelar doa bersama dalam rangka solidaritas dan keprihatinan atas musibah di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (4/10/2022) malam.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al Amin Polres Dharmasraya dan dihadiri Wakapolres Dharmasraya, Kompol Alwi Haskar, Ketua PSSI Kabupaten Dharmasraya, Ade Sudarman beserta pengurus, para kabag, kasat dan kapolsek, personel sejajaran Polres Dharmasraya, Manager PS Dharmasraya dan pengurus, para perwakilan pemain sepakbola dari beberapa klub se-Kabupaten Dharmasraya, Penceramah Ustad Faisal Lubis, para pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang Polres Dharmasraya.

Baca Juga  Kurang dari 2 Bulan, Polres Dharmasraya Sudah Bekuk 15 Pelaku Kejahatan dengan 14 Kasus

Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah melalui Wakapolres Kompol Alwi Haskar menjelaskan, tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pascapertandingan sepakbola BRI Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya mengakibatkan duka yang mendalam. Kegiatan doa bersama yang dilakukan ini adalah sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan Polres Dharmasraya terhadap tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang.

Dalam tragedi memilukan tersebut sebanyak 125 orang meninggal dunia, baik dari suporter maupun anggota Polri. Sedangkan korban luka-luka mencapai 323 orang.

“Untuk itulah, kami menggelar doa bersama ini dengan harapan semoga para korban yang mengalami luka-luka segera disembuhkan dan bagi korban yang meninggal, diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan menghadapi cobaan yang diberikan,” ujarnya.

Baca Juga  Dipadati Ribuan Penonton, Alek Nagari Pacu Kuda Padang Panjang Berlangsung Semarak

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk saling instropeksi diri dalam kegiatan persebakbolaan di masa yang akan datang. Pentingnya kesiapan mental menerima kekalahan, pentingnya menjaga sportifitas, pentingnya keikhlasan menjadi supporter, keikhlasan dalam menjalankan tugas pengamanan.