Windu Nuri berhasil melenggang ke tingkat nasional setelah menjadi finalis Putri Hijab Nusantara Tingkat Sumatera Barat. Windu menjadi runner up pertama. Meski tidak menjadi juara pertama di tingkat provinsi, dirinya tak patah arang maupun sedih. Malah, dia bangga pada dirinya dan menjadikan kontes ini sebagai batu loncatan untuk membuktikan bahwa dia bisa lebih baik lagi.
Diakuinya, untuk dapat bertarung di tingkat nasional membutuhkan biaya cukup besar. Windu saat ini tengah berusaha mendapatkan dana dengan memasukkan sejumlah proposal. Windu berharap dengan mengikuti kontes ini adalah awal untuk mewujudkan cita-cita orang tuanya.
“Satu hal dalam waktu dekat ini dan semoga tercapai adalah menaikkan haji kedua orang tua,” ucap wanita pasangan buruh tani dan guru PAUD itu.
Motivasi Windu Nuri mengikuti
Putri Hijab Nusantara tahun 2022 tidak lain karena ingin memotivasi seluruh wanita muslimah yang masih belum menggunakan hijab dalam kesehariannya. Lewat ajang ini dirinya berharap wanita muslimah tertarik menggunakan hijab lewat fashion yang trendy yang akan ditampilkan di ajang Putri Hijab Nusantara nanti.
“Sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran surah Al-Ahzab ayat 59 bahwa Allah memerintahkan pada nabi Muhammad SAW untuk menyeru kepada istri-istri, anak-anak perempuan, dan istri-istri orang mukmin agar menutupi tubuhnya dengan hijab dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Profil Windu Nuri
Windu Nuri lahir di Bungus pada 8 November 2001. Kedua orangtuanya, Efendi Nanti dan Maiyurina, sangat berkeinginan agar dirinya menjadi orang sukses.





