UTAMA

Hari Stroke Sedunia 2022, Departemen Neurologi FK Unand bersama RSUP Dr M Djamil Adakan Penyuluhan

0
×

Hari Stroke Sedunia 2022, Departemen Neurologi FK Unand bersama RSUP Dr M Djamil Adakan Penyuluhan

Sebarkan artikel ini
Hari Stroke Sedunia

“Sebab, keuntungan jika ditangani cepat, risiko kecacatan dan kematian yang timbul dapat dihindari. Setiap detik yang berjalan merupakan waktu yang sangat penting. Jika tidak mendapatkan pertolongan yang seharusnya, jaringan otak dan jutaan sel-sel otak perlahan akan melemah dan dampaknya akan sangat fatal dalam jangka panjang,” ucapnya.

Sementara itu, dalam paparan Reno Bestari menyampaikan, stroke dapat diantisipasi jika tanda dan gejala awalnya sudah diketahui. Ia menjelaskan, mengenali tanda dan gejala awal stroke atau disingkat FAST.

“Pertama, face dropping (wajah terkulai), adalah kondisi otot sebelah sisi wajah melemah yang menyebabkan wajah terlihat tidak simetris. Kedua, arm weakness (lengan melemah), ditandai dengan otot tangan terasa berat dan sulit untuk digerakkan. Ketiga, speech difficulties (kesulitan berbicara), ditandai dengan berbicara pelo akibat kelumpuhan pada otot lidah. Keempat, time to call (segera hubungi rumah sakit), jika seluruh tanda atau gejala awal sudah terlihat, segera hubungi pihak medis untuk mendapatkan pertolongan,” tuturnya.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Bidik Target Nol Kekerasan Seksual pada Anak

Penyakit stroke, sambungnya, dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko yang akan meningkatnya terjadinya stroke, seperti merokok, kendalikan obesitas dan kontrol tekanan darah dan gula darah.

Agar terhindar dari penyakit stroke, Reno Bestari mengimbau untuk dapat aktif secara fisik, berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan rendah lemak, rendah garam, serta tinggi serat. 

“Dengan adanya peringatan Hari Stroke Sedunia, diharapakan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman penyakit stroke dan dapat melakukan pertolongan dengan tepat waktu, sehingga penyakit gejala penyakit yang timbul dapat dicegah,” katanya.

Baca Juga  Update Korban Bencana Hidrometeorologi Sumbar: 12 Meninggal dan 12 Ribu Warga Terdampak