UTAMA

PLN Gandeng 8 Bank Internasional dan Multinasional Garap Energi Hijau Senilai USD 750 Juta

1
×

PLN Gandeng 8 Bank Internasional dan Multinasional Garap Energi Hijau Senilai USD 750 Juta

Sebarkan artikel ini

Percepat Transisi Energi di Indonesia, PLN Menjalin Kerja Sama Pembiayaan Hijau USD 750 Juta. Delapan bank turut serta dalamĀ  pembiayaan hijau PLN dalam mengurangi emisi karbon

HARIANHALUAN.id – PT PLN (Persero) menandatangani Mandate Letter senilai USD 750 juta dari delapan bank internasional dan multinasional untuk mendukung sejumlah proyek transisi energi hijau yang bakal digarap perseroan.

Mandat pembiayaan hijau ini ditandatangani oleh Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly dengan delapan pimpinan bank internasional dan multinasional yang disaksikan langsung oleh Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam rangkaian acara Energy Transition Day di Nusa Dua, Bali, Selasa (1/11).

Baca Juga  Dilema dalam Mengelola Potensi Pertanian Sumbar

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN melakukan sejumlah inisiatif dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Salah satunya adalah memensiunkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan gencar membangun pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Dalam menjalankan proyek mengejar target carbon neutral, PLN menyambut dukungan internasional dari sisi pembiayaan.

“Kami berencana menggunakan sepenuhnya pembiayaan ini untuk mendukung pembangunan  program-program berbasis EBT,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan dukungan internasional dan kolaborasi diperlukan dalam mendukung misi PLN dalam upaya menyukseskan transisi energi di Indonesia.

Baca Juga  Rakor Perdana 2025, Bupati Eka Putra Tekankan Sinergi dan Efisiensi Antar OPD

“Hal ini membuktikan bahwa PLN mendapat kepercayaan dan dukungan dari kreditur dan investor internasional sehingga PLN mendapatkan pembiayaan dengan pricing yang kompetitif seperti ini di tengah situasi pasar dan ekonomi yang penuh dengan ketidakpastian dan volatile,” ujar Darmawan.