Sementara itu, Andre Rosiade yang memberikan orasi ilmiah dengan judul ‘Membangun Sumatra Barat’ mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Ia menyampaikan sebagai wakil rakyat dia terus membantu percepatan pembangunan Sumbar.
Salah satunya membantu penyelesaian masalah pembangunan tol Padang-Sicincin. Proyek tersebut pun akan segera dilanjutkan. Hal ini diakuinya merupakan bentuk ikhtiar dalam membangun jaringan dengan pemerintah pusat.
“Kami sebelumnya juga mendapatkan kabar proposal pembangunan fly over Sitinjau Lauik ditolak pemerintah pusat. Sebagai wakil rakyat, kami mencoba kembali menghubungi Kementerian PUPR yang ternyata merespon. Akhirnya pembangunan bisa dijadwalkan 2023 dan Pak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sendiri yang sudah datang ke lokasi,” ucap Andre.
Andre juga menyampaikan, usaha dia membantu pembangunan pasar-pasar tradisional di Sumbar, seperti di Sijunjung, Kota Padang dan lainnya. Membangun Sumbar, sebutnya, tentu tidak bisa hadir begitu saja tanpa ada keseriusan dan kemampuan pemimpin daerah.
“Kebersamaan adalah jalan untuk membangun Sumbar. Bukan sendiri-sendiri atau satu kelompok saja. Untuk membangun Sumbar dibutuhkan kemampuan lobi yang baik di tingkat pusat. Dibutuhkan networking atau jaringan yang luas,” ujarnya. (*)





