RANAH & RANTAUPASAMAN BARAT

Profil Rabi Jonggor, Nagari Pariwisata “Sejuta Pesona” di Ujung Utara Sumatera Barat

0
×

Profil Rabi Jonggor, Nagari Pariwisata “Sejuta Pesona” di Ujung Utara Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini

Seperti, Perwira Tinggi Marsekal Muda TNI M. Khairil Lubis yang saat ini menjabat sebagai Asops Kasau TNI Angkatan Udara. Selain itu, masih banyak tokoh besar lainnya yang berasal dari TNI, Polri dan dari unsur Pemerintahan yang berasal dari anak Nagari itu.

Pj. Wali Nagari Rabi Jonggor, Niswan Adil Lubis saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (12/12/22) mengatakan bahwa, dalam rangka pemerataan pembangunan hingga pelosok perkampungan, Nagari Rabi Jonggor melalui Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Nagari (ADN) Tahun Anggaran 2022 memfokuskan pembangunan skala prioritas sesuai kebutuhan masyarakat dan telah melalui Musrenbang Nagari bersama Badan Musyawarah Nagari (Bamus), kepala Jorong, dan tokoh masyarakat untuk bersama menentukan titik pembangunan.

Baca Juga  Siap Kawal PSU DPD RI dan Pilkada 2024, PPK Kecamatan Harau Bakal Ikuti Bimtek
Pj. Walinagari Rabi Jonggor, Niswan Adil Lubis bersama Ketua PKK, Ny. Niswan Adil

Program Pembangunan

“Pada tahun ini, kita melakukan pembangunan fisik di tujuh titik lokasi yang berbeda dari dan ADD dan ADN Nagari tahun 2022 ini. Pembangunan yang dilakukan merupakan skala prioritas sesuai hasil dari Musrenbang tingkat Nagari yang kita lakukan,” ucapnya.

Niswan Adil menjelaskan, tujuh titik pembangunan tersebut yaitu, pembangunan jembatan usaha Tani Garabak Bolak Paraman Bondar dengan pagu dana sebesar Rp100.000.000 , pembangunan jalan usaha tani Jorong Sitabu pagu anggaran Rp.50.000.000 dan pembangunan jalan rabat beton jalan usaha tani lubuk kapar Jorong Paraman Ampalu dengan pagu anggaran Rp100.000.000 rupiah.

Baca Juga  PT Supraco Mitra Energie Gelar Bersih Kali, Nagari Talang Babungo Minta Bantuan Bak Sampah

Selanjutnya pembangunan Polindes Jorong Bandar dengan pagu dana sebesar Rp.250.000.000 , pembangunan rumah Tahfiz Kejorongan Paraman Ampalu Rp.50.000.000 , dan terakhir pembangunan Gedung MDA kejorongan Rantau Panjang Rp.100.000.000 rupiah.

“Kita melakukan pembangunan jalan dan jembatan mengingat hasil utama pendapatan masyarakat adalah dari hasil pertanian dan perkebunan, khususnya sawit karet dan minyak Nilam. Sementara untuk pembangunan rumah Tahfiz, kita lakukan meningkatkan dan mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter dan religius dalam menghadapi perkembangan zaman saat ini,”jelas Niswan Adil.