EkBisKABA RANAH

Harga Pinang Lacik Melonjak, Petani Nagari III Koto Aur Malintang Tersenyum

0
×

Harga Pinang Lacik Melonjak, Petani Nagari III Koto Aur Malintang Tersenyum

Sebarkan artikel ini
Nagari III Koto Aur Malintang
Sebuah kendaraan membawa hasil panen pinang lacik

HARIANHALUAN,ID – Pinang lacik atau pinang muda hari menjadi sumber penguatan ekonomi masyarakat, terutama di Nagari III Koto Aur Malintang, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.

Dimana saat ini harga pinang masak anjlok diharga Rp7.000 perkilo gramnya, jauh di bawah harga pinang lacik dihargai 1 kg  Rp19.000 sampai Rp23.000 perkilo gramnya. Dengan meningkatnya harga pinang lacik, sangat membantu masyarakat di saat ketidakpastian ekonomi saat ini.

Berdasarkan pantauan harianhaluan.id, Minggu (18/12/2022) di nagari III Koto Aur Malintang, dalam sehari puluhan mobil pengempul pinang lacik membawa hasil panen dari masyarakat. Pengempul ini langsung menjeput ke lokasi kebun masyarakat untuk dibawa ke Payakumbuh.

Baca Juga  Jelang Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik, Fungsi Hutan Lindung Kawasan Tahura Bung Hatta Segera Dioptimalkan

Martias ( 43) seorang toke pinang lacik mengatakan, kebutuhan pinang lacik saat ini sangat tinggi. Menurutnya, pinang lacik harga lebih tinggi dibandingkan dengan pinang masak.

“Kalau pinang lacik kebutuhan kita sangat tinggi hari ini. Mengenai pasaran untuk pinang lacik di tampung di Payakumbuh, tempat pengolahan untuk kebutuhan ekspor,” ujarnya.

Ia menyebutkan, rata-rata perhari untuk di Nagari III Koto Aur Malintang menghasilkan 7 ton pinang lacik, dari hasil perkebunan masyarakat dengan harga perkilo Rp19.000. “Hasil panen pinang lacik ini masih kurang dan kami harus mencari ke nagari atau daerah lain,” tutur Martias.

Baca Juga  Tingkatkan PAD Pariaman, Yota Balad Lirik Potensi Pajak Rumah Makan