KABA RANAHPASAMAN BARAT

Penghujung 2022, Nagari Lingkuang Aua Pasaman Barat Persembahkan 3 Gedung Baru untuk Masyarakat

1
×

Penghujung 2022, Nagari Lingkuang Aua Pasaman Barat Persembahkan 3 Gedung Baru untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Hendra menjelaskan, adapun tiga titik pembangunan tersebut yaitu, Pembangunan Gedung MDA/TPA Jorong Rimbo Binuang Pagu Anggaran Rp. 201.877.000, Pembangunan Gedung Serbaguna Jorong Bandarejo Pagu anggaran Rp. 225.864.000 dan Lanjutan Pembangunan Gedung Polindes terintegrasi posyandu di jorong Padang Durian Hijau Rp. 102.259.000. Semua kegiatan fisik tersebut sedang dalam tahap pengerjaan dan sudah selesai dikerjakan.

“Alhamdulillah semua pekerjaan sudah selesai dikerjakan di akhir tahun ini, semoga dengan adanya pembangunan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga  Mantap! Nagari Salayo Raih Lencana Nagari Mandiri
Lanjutan Pembangunan Polindes Jorong Padang Durian Hijau.

Ditambahkan, untuk pembangunan Polindes yang telah dilakukan, merupakan wujud nyata perhatian dari pemerintah Nagari terhadap kesehatan masyarakat dalam memaksimalkan pemberian layanan kesehatan khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak serta masyarakat usia lanjut.

Keberadaan Polindes tersebut adalah sarana yang representatif bagi masyarakat di Kejorongan Durian Hijau. Polindes tersebut juga akan menjadi pusat kegiatan pelayanan kesehatan yang relatif murah dan jaraknya yang dekat dengan mutu pelayanan yang terjamin.

Baca Juga  17 Tahun Menghilang Tanpa Jejak, Pemuda Asal Harau Diduga Masih Hidup! Keluarga Menangis Rindu

“Disamping memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, insyaallah kalau nantinya Polindes ini diberdayakan dengan baik, maka akan menambah laju pembangunan di bidang kesehatan,” tuturnya.

Gedung MDA/TPA Jorong Rimbo Binuang.

Ia berharap, semoga dengan berdirinya Polindes tersebut maka pada gilirannya akan membantu Pemkab Pasbar dalam mencetak sumber daya manusia/SDM yang sehat dan berkualitas. Begitu juga terhadap bangunan TPA/MDA dan Gedung serba guna diharapkan dapat dipergunakan masyarakat sebagai tempat bermusyawarah, kegiatan pelatihan, agama dan tempat menimba ilmu pengetahuan agama.