Sejumlah program unggulan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan antara lain, pertama, program pengolahan biomassa sebagai campuran bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Kehadiran program ini untuk mendorong bauran energi baru terbarukan serta dapat mengatasi persoalan lingkungan seperti sampah, limbah pertanian, kayu dan lainnya.
Lewat program ini sebanyak 176 ribu ton sampah berhasil diolah yang tersebar di 27 lokasi program, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 281 orang.
Kedua, Electrifying Agriculture yakni penggunaan energi listrik secara luas untuk bidang pertanian. Program ini terbukti memberikan dampak pada optimalnya produktivitas sektor pertanian dan perkebunan. Program Electrifying Agriculture berhasil direalisasikan di 33 tempat dengan penerima manfaat sebanyak 1.589 orang. Program ini juga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi 565 orang tenaga kerja.
Ketiga, pemanfaatan limbah hasil pembakaran batu bara pada PLTU atau dikenal sebagai fly ash dan bottom ash (FABA). Melalui program ini, limbah hasil pembakaran itu dijadikan bahan baku keperluan berbagai sektor yang dapat membangkitkan ekonomi masyarakat seperti batako, paving, dan material pengecoran jalan. Sebanyak 2,26 juta ton FABA telah dimanfaatkan dan menyerap 241 orang.
Keempat, Sekolah Informal yang merupakan program peningkatan literasi dengan sasaran sekolah informal melalui sekolah alam, sekolah anak jalanan, sekolah sungai dan lainnya dengan jumlah 49 program dengan pennerima manfaat sebanyak 8.045 orang.
Kelima, program penghijauan dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2022, di mana telah ditanam 1,47 juta pohon yang terdiri dari pohon mangrove dan produktif. Di masa mendatang, pohon-pohon ini berpotensi menyerap karbon hingga 5,5 juta ton CO2.





