KABA RANAH

Berawal Ciloteh Partai Tuo di Lapau, Kesenian “Katumbak” Asli Pariaman Kembali Bergema Sampai ke Rantau

4
×

Berawal Ciloteh Partai Tuo di Lapau, Kesenian “Katumbak” Asli Pariaman Kembali Bergema Sampai ke Rantau

Sebarkan artikel ini

Muskinta, sejak awal dilantik menjadi Wali Nagari Lareh Nan Panjang tanggal 13 Desember 2021, bertekad akan memunculkan seni budaya lama yang ada sejak dari dulu.

Keseriusan pemerintahan Nagari Langsung memfasilitasi Taman Wisata Seni Budaya untuk wadah kreasi dan inovasi anak nagari. Fasilitas yang telah di rancang menyiapkan generasi di setiap korong untuk berlatih. Seperti Baraja Barundiang, Gandang Tasa, Silek dan lain-lain.

Ditambah lagi dengan di SK kannya sanggar seni budaya di nagari, menjadikan spirit bagi generasi muda untuk berlatih. Sanggar seni budaya tersebut menjadi wadah bagi anak nagari yang dibina langsung oleh Wali Nagari, Muskinta. Dengan nama sanggarnya” Ratok Mande” adapun selaku pengurus sanggar dipimpin oleh Ayang Wari .

Baca Juga  Dishub Pesisir Selatan Pastikan Kelayakan Kapal Wisata

Pergelaran seni musik “Katumbak” yang dilaksanakan senin malam, murni milik warga sendiri. Oleh sebab itu, pemerintah nagari setempat mendukung penuh kegiatan tersebut dan benar adanya antusias warga juga yang menginginkan.

Saat ditemui awak media dalam acara tersebut, Ayang Wari menuturkan, musik Katumbak ini sudah 4 tahun yang lalu hidupkan kembali. “Berawal ketemu teman lama yang satu hobi, secara tanpa di sengaja kita berkumpul, seketika itu juga muncul ide untuk melestarikan kembali dan langsung saja kita latihan setiap ada waktu senggang, yang rutin kita gelar biasanya setiap hari Minggu,” ujar Ayang.

Baca Juga  Telkom Akselerasi Digitalisasi Pengelolaan Sekolah di Bandung Barat

“Dalam waktunya musik, Katumbak ini mulai banyak yang tahu dan terdengar di masyarakat. Dengan sendirinya job manggung pun sudah memiliki jadwal, seperti Alek nagari dan pesta perkawinan,” tambahnya.